Dewan Soroti Stunting di Pati, Berikut Penjelasannya

Pati, Mitrapost.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati, M. Nur Sukarno menjelaskan memang stunting perlu terus-menerus harus digaungkan, agar masyarakat Pati sadar adanya stunting. Tetapi, dia menyampaikan semoga di Kabupaten Pati tidak terjadi adanya kasus stunting.

Kasus stunting sendiri merupakan kasus pada anak terkait tumbuh kembang anak yang tidak maksimal. Sukarno mengatakan Pemkab Pati sangat perlu menggaungkan stunting sampai ke desa, dengan tujuan memberikan edukasi kepada ibu atau kedua orang tua.

“Penanganan stunting (ini) memang gaungnya sampai ke bawah. Bahwa, stunting ini tumbuh kembang anak yang merupakan generasi penerus kita (ini menjadi PR),” ucap Sukarno politisi partai Golkar (Golongan Karya) DPRD Pati.

Lebih lanjut, Politisi Partai Golkar Sukarno mengatakan stunting ini bukan karena faktor sosial ekonomi. Dia menambahkan faktor terjadinya stunting beraneka ragam salah satu faktornya yaitu anak tidak mau makan.

Menindaklanjuti persoalan di atas, Sukarno mengimbau agar orang tua atau pihak terkait selalu memperhatikan tumbuh kembang anak.

“Stunting (itu) bukan karena sosial ekonomi, bukan karena sosial ekonomi. Ada juga stunting memang bawaan dari anak tersebut tidak mau makan. Ini memang dari orang tua atau lingkungan (juga) harus memperhatikan kalau ada kasus-kasus (seperti itu),” tutur dia.

Sedangkan, jika ditemui di masyarakat ada orang tua yang memiliki anak balita dalam hal ekonomi mereka kesulitan, Pemkab Pati harus peka dengan adanya permasalahan tersebut. Demi tumbuh kembang anak.

“Kecuali kalau memang orang tuanya sosial ekonomi di bawah rata-rata, (itu) memang pemerintah harus berturun tangan dalam hal untuk bantuan kaitan dengan gizi anak,” paparnya. (Adv)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati