Mitrapost.com – Indonesia merupakan wilayah yang rawan bencana karena terletak di kawasan Ring of Fire atau Cincin Api Pasifik.
Indonesia merupakan tempat pertemuan tiga lempeng tektonik dunia, yakni Lempeng Indo-Australia, Lempeng Pasifik, dan Lempeng Eurasia. Kondisi tersebut membuat Indonesia kerap terjadi gempa bumi.
Sebagai seorang muslim kita perlu meminta perlindungan Allah SWT agar dijauhkan dari keburukan yang datang setelah gempa. Salah satunya adalah dengan cara memperbanyak dzikir dan berdoa.
Berikut ini, doa ketika yang bisa anda baca ketika gempa bumi terjadi.
- Doa ketika ada gempa bumi
يَا أَرْضِ رَبِّي وَرَبُّكَ اللَّهِ ، أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شَرِكَ، وَمِن شَرِّ مَا فِيْكَ، وَشَرِّ مَا خُلِقَ فِيْكَ، وَشَرِّ مَا يَدِبُّ عَلَيْكَ
Yā arḍu rabbi wa rabbukallāh, a’ūḍubillāhi min šarrik wamin šarri mā fika, wamin šarri mā huliqa fika wamin šarri mā yadibbu ‘alaika
Artinya:”Wahai bumi, Tuhanku dan Tuhanmu adalah Allah. Aku berlindung kepada Allah daripada keburukanmu, daripada keburukan yang terkandung di dalammu, daripada keburukan yang diciptakan yang terkandung di dalammu, dan daripada keburukan yang melata atas dasarmu”. (HR Abu Dawd, dinilai Hasan oleh Ibn Hajar)
- Doa berlindung dari gempa bumi
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُ بِعَظَمَتِكَ أَنْ أَغْتَالَ مِنْ تَحْتِيَ
Allaahumma innii a-‘uudzu bi-‘azhamatika an ughtaala min tahtii.
Artinya: “Aku berlindung kepada-Mu dengan kebesaran-Mu agar aku tidak diserang/ditelan dari arah bawah (bumi).”
- Doa saat terkena gempa
إنّاَ للهِ وإنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ اللَّهُمَّ أجِرْنِي فِي مُصِيبَتي وأَخْلِفْ لِي خَيْراً مِنْه
Innalillahi wa inna ilaihi raji’un, Allahumma ajirhum fii mushibatihim, wa akhlif lahum khoiran minha.
Artinya: “Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan sesungguhnya akan kembali kepada-Nya. Ya Allah, berilah mereka pahala dalam musibah mereka dan gantilah dengan yang lebih baik.”
- Doa mencegah kehancuran akibat gempa bumi
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ . اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَ آلِ مُحَمَّدٍ . إنَّ اللهَ يُمْسِكَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ أَنْ تَزُولاً . وَلَئِنْ زَالَتَا إِنْ أَمْسَكَهُمَا مِنْ أَحَدٍ مِنْ بَعْدِهِ . إِنَّهُ كَانَ حَلِيْمًا غَفُورًا
Bismillâhir-rahmânir-rahîm. Allahumma shalli ‘ala Muhammad(in) wa ali Muhammad(in) Ya Allah, limpahkan salawat kepada Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad. Innal-lâha yumsikus-samâwâti wal-ardhi an tazûlan. Wa la’in zâlatan in amsakahumâ min ahadin min ba’dihi. Innahu kâna halîman ghafûran.
Artinya: “Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Sesungguhnya Allah menahan langit dan bumi supaya jangan lenyap. Dan sungguh jika keduanya akan lenyap tidak ada seorang- pun yang dapat menahan kedua tangannya selain Allah. Sesungguhnya Dia Maha Penyantun, Maha Pengampun. (Q.S. Fathir [35]: 41).
Redaksi Mitrapost.com






