Pati, Mitrapost.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati M Nur Sukarno menyebutkan manfaat tanaman tebu bagi lingkungan. Tanaman ini jadi salah satu komoditas yang ada di Pati, mengingat Pati memiliki pabrik gula di wilayah kecamatan Trangkil.
Anggota komisi B DPRD Pati tersebut menyampaikan bahwa tebu berperan mencegah bencana banjir yang kerap terjadi saat hujan deras. Adapun tanaman tersebut berfungsi untuk mengikat air saat curah hujan tinggi.
“Tanaman tebu lebih bisa menahan air pada saat curah hujan tinggi,” ujar Sukarno kepada tim Mitrapost.com.
Pihaknya melanjutkan, kemampuan tanaman tebu tersebut dalam menahan air dapat mengurangi potensi banjir akibat hujan intensitas tinggi.
“(Tanaman tebu) bisa menahan air yang menyebabkan banjir, minimal mengurangi,” imbuhnya.
Sebagai informasi, berdasarkan data di tahun 2021, lahan tebu di Kabupaten Pati tersisa 9 450 hektar. Luas ini mengalami penyusutan sejak 2015. Pasalnya, sebelumnya lahan tebu di tahun 2015 seluas 14.697 hektar, menurut data Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Pati. (Adv)
Redaksi Mitrapost.com






