Peringatan Hari Air dan Hari Bumi, Jampisawan Lakukan Pembersihan Sungai Silugonggo

Pati, Mitrapost.com – Jaringan masyarakat peduli sungai Juwana atau lebih dikenal dengan sebutan Jampisawan pada pagi hari ini Kamis (25/04/2024), lakukan resik-resik sungai di area aliran Sungai Silugonggo yang bertempat di Jembatan Sampang, Desa Tondomulyo Kecamatan Jakenan.

Kegiatan pagi hari ini merupakan wujud dari peringatan Hari Air dan Hari Bumi Dunia 2024 yang selalu diperingati setiap tahunnya. Perlu diketahui, Hari Air Sedunia selalu diperingati pada tanggal 22 Maret sedangkan untuk Hari Bumi diperingati pada tanggal 22 April.

Jatmiko Subkor Pengendalian dan Pendayagunaan Balai PSDA Serang Lusi Juwana Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyampaikan, peringatan Hari Air Sedunia sedikit molor karena pada bulan Maret area Jembatan Sampang tergenang banjir. Sehingga harus ditunda dan digabungkan dengan peringatan Hari Bumi Sedunia.

“Kemarin memang kita rencanakan akan kita laksanakan tepat di tanggal 22 Maret 2024 akan tetapi di sini kemarin terdampak banjir,” ujar Jatmiko di sela-sela pembersihan sampah.

Kegiatan tersebut berfokus pada pengangkatan eceng gondok yang tumbuh subur di anak sungai yang mengarah ke Sungai Silugonggo dengan jarak kurang lebih 300 meter.

Selain kegiatan pengangkatan eceng gondok, kegiatan lainnya yaitu pembersihan sampah di sekitar jembatan Sampang Desa Tondomulyo.

Pembersihan eceng gondok dilakukan karena keberadaannya menyumbat aliran sungai sehingga tidak lancar.

“Sekitar 300 meteran (kita) bersihkan karena ini menyumbat aliran yang masuk dari arah utara ke selatan tidak lancar sehingga (kita) harus buka alur ini,” ucapnya.

Ditemui terpisah, Sunhadi selaku Ketua Jampisawan saat sedang melakukan pembersihan sampah di bawah jembatan Sampang menyampaikan bahwa kegiatan hari ini merupakan peringatan Hari Air dan Hari Bumi Sedunia yang dilakukan di aliran Sungai Silugonggo.

Dalam kegiatan peringatan tersebut, Sunhadi mengajak anak-anak dan mengenalkan atau memberikan edukasi kepada mereka bahwa sungai merupakan bagian dari kita yang tidak bisa ditinggalkan.

“Saya juga mengajak kepada anak-anak tujuan (saya) adalah sejak kecil kami kenalkan bahwa sungai adalah bagian dari hidup kita,” ucapnya.

Sejauh ini, Sunhadi sangat menyayangkan karena sampah seringkali terlihat di jembatan Sampang. Oleh karena itu, dia mengajak beberapa anggota yang bergerak di Jampisawan untuk membersihkan sampah di area jembatan Sampang.

“Jembatan adalah bukan sarana untuk membuang sampah tapi sarana untuk transportasi, agar masyarakat yang berada disini atau yang lewat di sini agar tahu jembatan harus kita rawat bersama-sama,” pungkasnya. (iwp)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati