Mitrapost.com – Sebuah jembatan hampir putus yang menghubungkan dua kecamatan Lengkong dan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, masih menjadi andalan warga untuk beraktivitas tak terkecuali para siswa.
Para siswa tetap semangat berangkat sekolah meskipun harus melintasi jembatan yang sudah tak layak tersebut. Mereka berharap agar akses utama tersebut segera diperbaiki.
“Pak Jokowi, saya mau jembatan baru untuk sekolah,” ungkap empat pelajar SD detikcom, Rabu (24/7/2024).
Salah satu pelajar kelas 1 SDN Cibadak, M Agil Alfarizi (7), menyampaikan dirinya melintasi jembatan setiap hari dengan cara bergelantungan karena tak ada pilihan lain.
“Kalau sekolah suka lewat sini, jalannya (gelantungan), nggak takut. Setiap hari lewat sini, kalau hujan ya nggak sekolah,” tuturnya.
Senada, pelajar SDN Cibadak kelas 5, Putri, mengungkapkan untuk berangkat sekolah dirinya juga bergelantungan untuk sampai ke sekolah.
Putri mengaku takut jatuh apalagi saat hujan dan air naik, sehingga orang tua kadang melarang berangkat ke sekolah karena khawatir.
“Lewat jembatan pegangan gelantungan. Sejak tanggal 15 Juli, takut jatuh, apalagi hujan datang air naik, kata orang tua jangan (sekolah) takut nanti enggak bisa pulang,” tuturnya. (*)
Redaksi Mitrapost.com