Bapanas melalui Disketapang Pati Fasilitasi Distribusi Kedelai Lokal 

Pati, Mitrapost.com Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kabupaten Pati memberikan fasilitas kepada petani kedelai Pati dalam pendistribusian kedelai lokal.

Fasilitasi tersebut diberikan lantaran hasil panen tidak terserap dengan maksimal dan harga kedelai lokal semakin merosot. Diketahui untuk saat ini, harga kedelai lokal untuk di angka Rp8.500-Rp8.800 per kilogram.

Kepala Bidang (Kabid) Distribusi dan Cadangan Pangan Disketapang Pati, Aldonny Nurdiansyah mengatakan bahwa ada kurang lebih 80 ton kedelai yang belum terserap.

Lahan kedelai di Kabupaten Pati sendiri berada di Kecamatan Kayen, Kecamatan Tambakromo dan Kecamatan Gabus.

Ketiga kecamatan tersebut yang memiliki luasan paling besar ada di Kecamatan Kayen. Dengan luasan kurang lebih 1.050 hektar.

“Kita turun ke lapangan kita mengidentifikasi total hampir ada 80 ton yang belum terserap di dua minggu ini,” ujarnya.

Mengetahui hal tersebut, Badan Pangan Nasional (Bapanas) bekerjasama dengan Disketapang Pati guna membantu pendistribusian kedelai lokal yang berada di Kabupaten Pati dengan melakukan komunikasi dengan Koperasi Produsen Tahu Tempe (KOPTI) setempat.

“Akhirnya Bapanas komunikasi dengan KOPTI di masing-masing kabupaten di sekitar Jawa Barat,” jelasnya.

Pihaknya mengatakan bahwa sejak Jumat (06/09/2024) hingga Sabtu (14/09/2024), Disketapang Pati melakukan fasilitas dari mulai pemilihan hingga persiapan pendistribusian yang berlokasi di Poktan Karya Bakti, Desa Trimulyo, Kecamatan Kayen dengan ketuanya Bapak Sucipto serta didampingi dengan Koordinator Penyuluh Pertanian dari Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Kayen, Bapak Parsimin.

“Kita hanya memfasilitasi untuk persiapan pemilihan. Serta mengecek kualitas (bagus) kurang kering (dikeringkan sedikit),” ungkapnya.

Sejauh ini, saat dilakukan pemilihan serta pengecekan, Donny mengatakan bahwa kualitas kedelai lokal sangat bagus.

“Kualitasnya lumayan bagus karena dulu kedelainya speak benih,” bebernya.

Sebagian informasi, jadwal pendistribusian kedelai lokal di hari Jumat (06/09/2024) menyasar di KOPTI Bogor sejumlah 10 ton. Kemudian di hari Selasa (10/09/2024) menyasar di KOPTI Jawa Barat sejumlah 10 ton yang dikirim ke Bandung. Hari Rabu (11/09/2024) menyasar di pengrajin tahu tempe 9 ton yang dikirim ke Klaten.

Selanjutnya, hari Kamis (12/09/2024) dengan berat 9 ton dikirim ke Semarang. Hari Sabtu (14/09/2024) dengan berat 10 ton kirim ke Cikupa Tangerang. (Adv)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati