Doa Terhindar dari Sihir dan Guna-guna

Mitrapost.com – Sihir, santet, dan guna-guna merupakan ilmu hitam yang asalnya dari setan dan jin untuk mencelakakan manusia. Sihir sebenarnya telah dikenal sejak lama, bahkan di zaman Rasulullah SAW.

Diketahui, saat itu seorang rang Yahudi Bernama Labid bin A’sam menyihir Rasulullah SAW karena sifat iri atau hasud. Aisyah RA menceritakan, Rasulullah SAW pernah mengkhayalkan suatu perbuatan padahal beliau tidak mengerjakannya.

Pada suatu waktu, Rasulullah SAW terus berdoa kepada Allah SWT. Beliau kemudian berkata kepada Aisyah RA, “Hai, Aisyah, aku merasa Allah telah menjawab apa yang aku tanyakan. Aku didatangi dua orang laki-laki. Yang seorang duduk di dekat kepalaku dan yang seorang lainnya duduk di sisi kakiku.

Orang yang duduk di dekat kepalaku berkata kepada yang duduk di sisi kakiku, atau sebaliknya, yang duduk di sisi kakiku kepada yang di dekat kepalaku, ‘Apa penyakit orang ini?’ Orang itu menjawab, ‘Ia terkena sihir.’ Ia bertanya, ‘Siapa yang menyihirnya?’ Orang itu menjawab, ‘Labid bin Al A’sham.’ Ia bertanya, ‘Di mana diletakkan?’ Dia menjawab, ‘Di sumur Zarwan.'”

Selanjutnya Aisyah RA menuturkan bahwa Rasulullah SAW datang ke sumur itu bersama beberapa sahabatnya. Kemudian beliau bersabda, “Hai, Aisyah, demi Allah, seolah-olah warna airnya seperti warna air daun inai dan seakan-akan kurmanya seperti kepala-kepala setan.”

Aisyah RA lalu berkata, “Ya Rasulullah apakah tidak sebaiknya engkau bakar saja?”

Rasulullah SAW menjawab, “Tidak. Sesungguhnya Allah sudah menyembuhkan itu. Aku sudah memerintahkannya supaya ditanam saja,” (HR Bukhari dan Muslim).

Sementara itu, berikut ini doa-doa yang bisa diamalkan agar terhindar dari sihir dan guna-guna.

Doa terhindar dari sihir dan guna-guna

Membaca surat Al-Falaq dan An-Naas. Setelah membacanya, ditiupkan ke dalam segelas air putih. Kemudian, air putih tersebut dioleskan ke seluruh tubuh.

Selain itu, ada doa yang bisa dibaca agar terhindar dari sihir berdasarkan buku ‘Do’a & Wirid: Mengobati Guna-Guna dan Sihir Menurut Al-Qur’an dan As-Sunnah’ tulisan Yazid bin Abdul Qadir Jawas.

لَاإِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِيْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ

Laa ilaha illallah wahdahu la syarika lahu lahul mulku wa lahul hamdu yuhyi wa yumit, wa huwa ‘ala syai’in qadir

Artinya: “Tidak ada Tuhan Selain Allah, tidak ada sekutu bagi-Nya, milik Allah segala kekuasaan dan bagi-Nya segala pujian. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu,” (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati