Mitrapost.com – Peta jalan rencana pengentasan kemiskinan 2024-2029 disebut hampir rampung. Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Budiman Sudjatmiko.
Rencana induk ini nantinya akan memuat tata cara Kementerian dan lembaga untuk mengurangi kemiskinan di Indoneisa.
Nantinya setiap dana yang dikeluarkan pemerintah akan bermanfaat bagi masyarakat.
“Jadi, kami berkoordinasi dengan semua kementerian untuk melaksanakan proses penyesuaian, evaluasi, dan supporting untuk membantu kementerian dan lembaga lainnya yang memiliki program pengentasan kemiskinan,” kata Budiman Sudjatmiko, dikutip dari Detik Fianance pada Jumat (16/5/2025).
Budiman menjelaskan pemerintah, pengusaha swasta, dan seluruh pihak terkait saling bekerja sama untuk mengentaskan kemiskinan.
“Karena itu, orang menengah ke atas yang bekerja di beberapa bidang industri harus memiliki visi yang sama untuk membantu orang miskin keluar dari kemiskinannya,” kata dia.
Terdapat sembilan industry yang difokuskan untuk berkembang diantaranya pangan, pendidikan, kesehatan, pengolahan, hunian, kreatif, digital, transportasi, dan energi terbarukan.
“Dari Sembilan itu, kita focus pada tiga bidang industri, pangan, hunian, dan pendidikan. Alasan mengapa kita memilih tiga industri itu, karena permintaannya ada,” terangnya.
“Program Makan Bergizi Gratis (MBG), tiga juta rumah, dan sekolah rakyat yang merupakan program unggulan pemerintah akan memunculkan perputaran uang nantinya. Bayangkan jika dalam ketiga industri itu orang miskin diberi peran untuk menyiapkannya,” kata Budiman. (*)
Redaksi Mitrapost.com



