Pati, Mitrapost.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati berencana membuat bundaran dengan diameter 50 meter di pertigaan Hutan Kota Kalidoro. Proyek tersebut akan direalisasikan dengan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026.
“Titik pertigaan dari selatan Toko ADA, dan dari utara Rumah Sakit Soewondo dan dari barat Jalan Diponegoro itu titik temunya saya buatkan lingkaran,” kata Bupati Pati Sudewo pada kegiatan Rapat Koordinasi Program Prioritas di ruang Pragola Setda Kabupaten Pati, Rabu (02/07/2025) siang.
Ia mengungkapkan bahwa desain pembuatan bundaran rencananya akan dirancang oleh arsitektur dari Kabupaten Pati dengan dibantu dari Institut Teknologi Bandung (ITB).
Langkah ini menjadi upaya untuk menambah nilai estetika Kabupaten Pati. Pasalnya bundaran tersebut sudah seharusnya menjadi kesatuan dengan Alun-alun Kembang Joyo.
“Kemudian sekalian penataan Alun-alun Kembang Joyo, karena kalau tidak punya bundaran itu di situ, Alun-alun Kembang Joyo kayak satu lokasi yang terpisahkan dari kota Pati,” jelasnya.
Selain merencanakan pembuatan bundaran di pertigaan Hutan Kota Kalidoro, pihaknya juga akan merenovasi Alun-alun Kembang Joyo Pati.
Dalam renovasi itu, pihaknya merencanakan pembuatan gedung kesenian, kuliner, hingga tempat untuk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
“Alun-alun Kembang Joyo juga saya buat, alun-alun yang besarnya sama dengan alun-alun ini (Simpang Lima Pati), juga saya buat perkantoran juga akan saya buat untuk gedung kesenian akan saya buat kuliner menengah ke atas dan sebagian adalah untuk UMKM,” pungkasnya. (*)

Wartawan Mitrapost.com






