Mitrapost.com – Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi pembaca. Jika pembaca mempunyai kecenderungan untuk bunuh diri maka segeralah untuk komunikasi dengan keluarga, psikolog, dan psikiater.
Seorang pelajar di Bantul, Yogyakarta inisial ADK (14) ditemukan tak bernyawa di kediamannya akibat gantung diri menggunakan sarung.
Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana mengatakan bahwa korban ditemukan meninggal oleh adiknya, pada Rabu (23/7/2025) pagi sekitar pukul 06.10 WIB.
“Sesampainya di rumah tersebut, saksi melihat korban dalam keadaan gantung diri,” katanya, dikutip dari CNN Indonesia.
Korban yang masih duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP) tersebut diketahui diasuh oleh kakek dan neneknya setelah kedua orang tuanya bercerai tiga bulan sebelum kejadian. Korban dan adiknya juga tinggal terpisah dengan ayah atau ibu kandungnya.
AKP Jeffry mengatakan bahwa saksi menginap di rumah neneknya pada malam sebelumnya. Ia kemudian pulang untuk mengambil perlengkepan sekolah, namun mendapati korban tewas dalam posisi tergantung di bagian pengeret rumah.
Setelah tubuh korban diturunkan, mereka lantas melapor ke Polsek Imogiri. Menurut hasil pemeriksaan petugas Puskesmas setempat, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Menurut keterangan saksi teman korban, pada Selasa (22/7/2025) malam, ia sempat melihat kain sarung yang menggantung di pengeret rumah saat bermain ke rumah korban. Namun, saat ditanya, korban menjawab bahwa sarung itu dipakai untuk mainan gantungan.
“Saat ditanya tali untuk apa, dijawab korban bahwa akan membuat mainan gantungan,” tutur Jeffry.
Saat ini, polisi sudah menyerahkan jasad korban ke keluarganya untuk dimakamkan.
“Atas kejadian tersebut, keluarga menerima kematian korban dengan membuat surat penyataan yang ditandatangani dan kemudian diserahkan kepada keluarga korban untuk dimakamkan,” pungkasnya. (*)

Redaksi Mitrapost.com






