Pati, Mitrapost.com – Angka kemiskinan di Kabupaten Pati, Jawa Tengah tahun 2025 ini mengalami penurunan jika dibandingkan tahun sebelumnya.
“Angka kemiskinan Kabupaten Pati sekarang mengalami penurunan. Ini berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik Kabupaten Pati. Jadi bukan data itu bukan dari kami,” kata Bupati Pati, Sudewo, belum lama ini.
Berdasarkan data BPS, angka kemiskinan di Kabupaten Pati tahun 2023 sejumlah 10,02 persen, kemudian mengalami penurunan tahun 2024 menjadi 9,17 persen. Pada tahun 2025, angka kemiskinan turun kembali menjadi 8,24 persen.
“Ini dari BPS yang semula 10,02 persen, kemudian turun menjadi 9,17 dan yang di bulan November dirilis oleh BPS menjadi 8,24 persen,” ujar dia.
Menurut Sudewo, penurunan angka kemiskinan tak lepas dari kerja keras antar sektoral. Akan tetapi, pihaknya belum bisa berpuas hati, dan harus tetap berkomitmen untuk terus menurunkan angka kemiskinan di tahun-tahun selanjutnya.
“Penurunan ini perlu dimasukkan dan terjadi penurunan ini karena kerja keras. Tidak mungkin tanpa kerja keras angka kemiskinan mengalami penurunan. Tapi apakah kita sudah puas? Belum. Kita masih diadakan pada tantangan sebesar 8,24 persen warga Kabupaten Pati (yang) miskin,” jelasnya.
Dari 35 Kabupaten atau Kota di Jawa Tengah, tingkat kemiskinan Kabupaten Pati masuk urutan 21. Rangking itu lebih baik jika dibandingkan dengan Kabupaten Brebes.
Lebih lanjut, untuk menurunkan kemiskinan di Kabupaten Pati, pihaknya mendorong kolaborasi dengan PKK. Hal itu juga sejalan dengan launching enam standar pelayanan minimal (SPM) Posyandu.
“Karena ibu-ibu ini adalah ibu PKK yang juga ibu kepala desa, pengambil kebijakan itu adalah di suaminya Bapak-Ibu, suaminya Ibu-Ibu. Perlu ada satu kolaborasi, perlu kerjasama bersama-sama antara pemerintah kabupaten dengan desa,” jelasnya. (*)

Wartawan Mitrapost.com






