Mitrapost.com – Berkaitan dengan ribuan gelondongan kayu yang terseret arus air pasca bencana banjir bandang di Kecamatan Batang Toru, Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), Gus Irawan Pasaribu mengantongi daftar nama yang diduga terlibat pembalakan liar.
Melansir dari Tribun Jatim, daftar nama Pemegang Hak Atas Tanah (PHAT) yang diduga melakukan pembalakan liar ini dikaitkan erat dengan gundulnya hutan yang jadi salah satu penyebab utama banjir bandang sekaligus tanah longsor.
Meski begitu, Gus Irawan mengaku jika Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapsel tidak terlibat apapun dalam penentuan daftar nama PHAT yang layak mendapatkan izin atas pengambilan kayu-kayu hutan di wilayah tersebut, karena sepenuhnya berada di tangan Kementerian Kehutanan (Kemenhut).
“Untuk PHAT Pemkab Tapsel tidak dilibatkan sama sekali, karena saya sangat concern dengan penebangan kayu ini,” jelas Gus Irawan, dikutip Rabu (10/11/2025).
Di antara daftar nama PHAT beserta luas lahan yang dibalak di Tapsel dengan status tidak aktif, sebagai berikut:
- Jalaluddin Pangaribuan (20 hektare), Desa Gunung Binanga, Kecamatan Marancar.
- Jont Anson Silitonga (25 hektare), Aek Godang, Kelurahan Lancat, Kecamatan Arse.
- Muhammad Nur Batubara (15 hektare), Desa Padang Mandailing Garugur, Kecamatan Saipar Dolok Hole.
- Irsan Ramadan Siregar (11 hektare), Desa Damparan Haunatas, Kecamatan Saipar Dolok Hole.
- Hamka Hamid Nasution (20 hektare), Desa Ulumais Situnggaling, Kecamatan Saipar Dolok Hole.
- David H. Panggabean (19,8 hektare), Desa Somba Debata Purba, Kecamatan Saipar Dolok Hole.
- Anggara Fatur Rahman Ritonga (48,112 hektare), Desa Bulu Mario Kecamatan Sipirok.
- Muhammad Agus Irian (21 hektare), Desa Sibadoar, Kecamatan Sipirok.
- Feri Saputra Siregar (20 hektare), Desa Marsada, Kecamatan Sipirok.
Sementara, terdapat dua nama PHAT yang berstatus aktif namun dibekukan, di antaranya ada Ramlan Hasri Siahaan (45 hektare) yang berlokasi di Kelurahan Arse Nauli, Kecamatan Arse serta Asmadi Ritonga (14 hektare) di Desa Padang Mandailing, Kecamatan Saipar Dolok Hole. (*)

Redaksi Mitrapost.com






