Mitrapost.com – Jelang akhir tahun, banyak orang merencanakan liburan ke sejumlah daerah. Ada yang memilih bepergian menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum, seperti bus, kereta, hingga pesawat terbang.
Saat bepergian, Islam menganjurkan melafalkan doa-doa agar diberikan keselamatan dan senantiasa dilindungi Allah SWT selama perjalanan. Berdoa saat perjalanan (safar) juga merupakan kebiasaan Rasulullah SAW.
Dari Abdullah bin Sarjis RA, ia berkata, “Jika Rasulullah SAW melakukan perjalanan beliau meminta perlindungan dari beratnya perjalanan, buruknya tempat kembali dan kebengkokan setelah lurus, doanya orang-orang dizalimi, serta buruknya pandangan dan harta,” (HR Muslim).
Berikut ini kami rangkum beberapa doa yang bisa diamalkan saat melakukan perjalanan di akhir tahun!
Doa saat perjalanan jauh
Allaahumma antash shaahibu fissafari wal khaliifati fii fil safarinaa ahli. Allaahummashhabnaa wakhlufnaa fii ahlinaa. Allaahumma innii a’uudzu bika min wa’tsaais safari wa ka’aabatil munqalabi wa minal hauri ba’dal kauni wa min da’watil mazhluumi wa min suu’il manzhari fil ahli wal maal.
Artinya: “”Ya Allah, Engkau adalah Teman dalam perjalanan, dan Pengganti di dalam keluarga. Ya Allah, sertailah kami dalam perjalanan kami, dan gantilah kami dalam keluarga kami. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari beratnya perjalanan, dan kesedihan saat kembali, serta dari kekafiran setelah iman, dan dari doa orang yang dizalimi, dari keburukan pemandangan dalam keluarga dan harta,” (HR Tirmidzi).
Doa saat naik kendaraan
Allaahu akbar, Allaahu akbar, Allaahu akbar, subhaanal-ladzii sakhkhara lanaa hadzaa wa maa kunnaa lahuu muqriniin. Wa innaa ilaa Rabbinaa lamun-qalibuun.
Allaahumma innaa nas-aluka fii safarinaa haadzal-birra wat-taqwaa, wa minal-‘amali maa tardhaa. Allaahumma hawwin ‘alaynaa safaranaa hadzaa wathwi ‘annaa bu’dahu.
Allaahumma antash-shaahibu fis-safari, wal-khaliifatu fil-ahli, Allaahumma innii a’uudzubika min wa’tsaa-is-safari, wa kaabatil-man-zhari, wa suu-‘il-munqalabi fil-maali wal-ahli.
Artinya: “Allah Mahabesar, Allah Mahabesar, Allah Mahabesar. Mahasuci Tuhan yang menundukkan kendaraan ini untuk kami, sedang sebelumnya kami tidak mampu. Dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami (di hari kiamat).
Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kebaikan dan takwa dalam bepergian ini, kami mohon perbuatan yang meridhakan-Mu. Ya Allah, permudahlah perjalanan kami ini, dan dekatkan jaraknya bagi kami.
Ya Allah, Engkaulah teman dalam bepergian dan yang mengurusi keluarga (yang ditinggal). Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kelelahan dalam bepergian, pemandangan yang menyedihkan dan perubahan yang buruk dalam harta dan keluarga.” (HR Muslim).
Doa saat naik kapal
Bismillaahi majreeha wa mursaahaa, inna Rabbii laghafuurur Rahiim.
Artinya: “Dengan nama Allah ketika dia berlayar dan berlabuh, sesungguhnya Tuhanku benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang,” (QS Hud: 41). (*)
Redaksi Mitrapost.com






