Mitrapost.com – Bupati Aceh Tamiang, Armia Fahmi mengatakan jika listrik dan internet di wilayahnya sudah menyala.
Sebagaimana diketahui jika listrik dan internet di wilayah tersebut sempat mati sejak bencana melanda wilayah tersebut pada November 2025 lalu.
“Kemudian kami laporkan juga bahwa untuk listrik sudah menyala, alhamdulillah, dan juga sinyal Telkomsel, terima kasih, sudah menyala,” ujarnya dilansir dari Kompas.
Kemudian ekonomi masyarakat juga mulai bergerak. Dimana aktivitas jual beli mulai berjalan meski terbatas.
“Kemudian untuk sentra ekonomi juga alhamdulillah begitu kami bersihkan sudah ada pasar-pasar kaget yang mulai berjualan, apakah itu bentuk sayuran, berjualan telur, dan sebagainya,” jelasnya.
Pihaknya juga berupaya mengembalikan pedagang ke pasar utama setelah pembersihan dilakukan.
“Kami juga sudah membersihkan pasar kami sehingga nanti apabila sudah benar-benar 100 persen bersih, para penjual ini akan kami masukkan ke pasar-pasar tersebut, karena tidak mengganggu arus lalu lintas yang ada di depannya,” jelasnya.
Kemudian lalu lintas dan distribusi logistik dari Medan menuju Banda Aceh dan sebaliknya juga disebut sudah relatif lancar.
“Untuk arus lalu lintas dan logistik lancar dari Medan ke Banda Aceh dan sebaliknya, walaupun masih ada beberapa jalan yang macet karena kondisi aspal yang mulai keropos atau berlubang,” jelasnya.
Namun wilayah perdesaan masih membutuhkan alat berat untuk membersihkan lumpur.
“Sekarang ini masalahnya adalah di desa-desa, kami perlu alat berat yang banyak mungkin Bapak, karena kita mempunyai 216 desa semuanya sasarannya adalah lumpur,” ujarnya. (*)

Redaksi Mitrapost.com






