Mitrapost.com – Sebuah kisah tentang makhluk raksasa bernama ular lembu yang diyakini hidup di sepanjang aliran Sungai Mahakam, Kalimantan Timur, dibahas dalam kajian sejarah dan budaya yang ditulis oleh seorang sejarawan publik asal Samarinda, Muhammad Sarip atau Bang Sarip.
Dalam tulisannya, Sarip menyebut keberadaan ular lembu di Sungai Mahakam yang digambarkan berukuran besar, menyerupai naga, dan kerap dikaitkan dengan pusaran air, arus kuat hingga peristiwa ganjil itu bukan sekedar cerita mistis, melainkan refleksi masyarakat lokal memahami alam.
“Ular lembu relatif tidak bisa dipahami sebagai makhluk nyata dalam pengertian ilmiah, ia hadir sebagai legenda yang merepresentasikan relasi manusia dengan sungai,” jelas Sarip, dikutip dari Detik, Selasa (30/12/2025).
Menurutnya, anggapan kemunculan ular lembu yang tidak pernah tercatat sebagai fakta ilmiah namun sering dikaitkan dengan fenomena di Sungai Mahakam ini, berangkat dari pengalaman masyarakat setempat ketika menghadapi alam yang sulit diprediksi.
“Ketika manusia belum memiliki penjelasan ilmiah, fenomena alam seperti pusaran air, arus kuat, atau suara misterius dimaknai melalui cerita mitologis,” ujarnya.
Karena itulah legenda ular lembu berkembang di kawasan Sungai Mahakam, utamanya di sekitar wilayah Samarinda dan sejumlah daerah yang sejak lama masyarakatnya telah menggantungkan hidupnya pada alam.
Kisah yang telah hidup secara lisan dari generasi ke generasi oleh masyarakat bantaran sungai, nelayan, serta pelaku transportasi air ini bukan sekedar dipandang dalam hal ekonomi, melainkan sebagai bagian dari pengetahuan lokal yang digunakan untuk membaca tanda-tanda bahaya sungai.
“Legenda seperti ini berfungsi sebagai peringatan. Bukan untuk menakut-nakuti, tetapi untuk membangun sikap respek terhadap alam,” katanya.
Kini, legenda ular lembu sedang dalam proses pengusulan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia yang dimasukkan dalam kategori tradisi lisan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Timur kepada Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia. (*)

Redaksi Mitrapost.com






