Pati, Mitrapost.com – Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Pati menjadi wujud penguatan akses pendidikan bagi masyarakat. Program ini memberikan kesempatan masyarakat miskin dan miskin ekstrem untuk mengenyam pendidikan yang layak.
Bupati Pati Sudewo menyebutkan, pembangunan SR di Bumi Mina Tani ditargetkan rampung pada Juli 2026 mendatang. Harapannya, fasilitas pendidikan tersebut bisa mulai beroperasi pada tahun ajaran 2026-2027.
“(Pembangunan Sekolah Rakyat) ditargetkan selesai bulan Juli 2026, sehingga tahun ajaran 2026–2027 sudah bisa digunakan,” kata dia saat menghadiri peletakan batu pertama (groundbreaking) pada Kamis (8/1/2026) di Kecamatan Tlogowungu.
Pembangunan SR ini didukung dengan anggaran Rp200 miliar dari pemerintah pusat. Sementara, hanya 11 kabupaten di Jawa Tengah yang memperoleh program unggulan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka tersebut, termasuk Kabupaten Pati.
Ia mengklaim, Kabupaten Pati menjadi daerah pertama di Jawa Tengah yang melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Sekolah Rakyat.
“Terima kasih kepada Bapak Presiden, Bapak Prabowo Subianto. Mudah-mudahan pembangunannya berjalan lancar, selamat, tidak ada halangan apa pun, dan nanti bisa bermanfaat bagi rakyat Kabupaten Pati,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Pati juga akan melakukan sosialisasi terkait mekanisme penerimaan peserta didik. Adapun kriteria utama untuk masuk ke SR adalah masyarakat yang berasal dari kategori miskin dan miskin ekstrem sesuai dengan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
“Miskin ekstrem itu akan kami cek secara faktual, tidak boleh fiktif, tidak boleh ada permainan data. Kami cek berkali-kali supaya betul-betul valid,” tegasnya. (*)

Redaksi Mitrapost.com






