Pati, Mitrapost.com – Belasan rumah di Desa Bulumanis Kidul, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, Jawa Tengah rusak akibat diterjang banjir bandang pada Jumat (09/01/2026) malam.
Ketua RT 1 RW 2 Desa Bulumanis Kidul, Dwi Yuda Kartika mengatakan bahwa tanggul yang jebol itu mencapai sekitar 20 meter. Sebelumnya, tanggul tersebut pernah jebol pada tahun 2022.
“Tanggul lama yang kemarin jebol separuh di tiga tahun yang lalu, terus bertambah bergeser ke sebelah timur,” kata Yuda ditemui di lokasi, Sabtu siang.
Yuda mengungkapkan, banjir bandang itu terjadi awalnya karena hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Pati, Jum’at (09/01/2026) sekitar pukul 18.00 sampai 20.00 WIB.
Selang satu jam kemudian, lanjut dia, tanggul tersebut tidak dapat menahan debit air kiriman dari anak Gunung Muria. Sehingga tanggul Sungai Suwatu jebol.
“Curah hujan dari jam 18.00 WIB sampai jam 20.00 WIB curah hujan semakin tinggi. Terus jam 21.00 WIB mulai keluar jebol. Puncaknya sekitar pukul 22.00 WIB sudah besar sekali,” jelasnya.
Yuda menyebut, ketinggian air yang menerjang rumah warga sekitar 1,2 meter. Hal itu membuat belasan rumah warga rusak dan ratusan rumah di tujuh Rukun Tetangga (RT) terdampak banjir bandang. Lebih lanjut, Yuda belum mengetahui pasti kerugian yang diakibatkan banjir bandang itu.
Sementara warga lainnya, Slamet mengungkapkan hal yang sama. Menurutnya, curah hujan yang tinggi dari anak Gunung Muria memicu terjadinya tanggul jebol yang mengakibatkan banjir bandang.
“Curah hujan sangat besar, curah hujan dari atas anak Gunung Muria. Sementara ini yang baru dicek baru satu, kurang lebih 15 sampai 20 meter,” ujar Slamet. (*)

Wartawan Mitrapost.com

