Mitrapost.com – Sebuah data dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub RI) menampilkan pencatatan jumlah penumpang angkutan umum selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 mengalami kenaikan sebesar 12,48%.
Melansir dari Bloomberg Technoz, jumlah penumpang pada periode sebelumnya berada pada angka 19.079.881. Kini, jumlah tersebut melonjak hingga 21.461.491 penumpang, dengan rinciannya pada Angkutan Udara, laut, perkeretaapian, penyeberangan, dan jalan.
Dalam perincian tersebut, Angkutan Udara tercatat mengalami kenaikan sebesar 0,73% atau sejumlah 4.768.675 penumpang. Sementara, kenaikan pada Angkutan Laut hampir berjumlah setengah dari yang sebelumnya yaitu 43,42% sebesar 2.254.733 penumpang.
Kenaikan sebesar 12,92% juga tercatat pada data Angkutan Perkeretaapian dengan jumlah total mencapai 7.573.881 penumpang. Lalu ada pula kenaikan sebanyak 35,05% pada Angkutan Penyeberangan dengan jumlah mencapai 3.725.343 penumpang.
Lalu, ada pula pengguna Angkutan Jalan yang dilaporkan mengalami kenaikan mencapai hingga 3.138.859 penumpang, dari tahun sebelumnya yang hanya sekitar 3.307.966 penumpang.
Meski begitu, harga tiket pesawat terpantau melonjak drastis, seperti yang terjadi pada Garuda Indonesia untuk rute Medan-Jakarta pada Sabtu (10/1/2026) tercatat dalam pantauan pemasangan harga sebesar Rp10 juta.
Sementara, patokan harga yang terjadi pada maskapai lainnya seperti AirAsia, Lion Air, hingga Batik menunjukkan kisaran tiker yang berada dengan jumlah mencapai Rp2,4-4 juta rupiah, lengkap oleh keseluruhan penerbangan pada sekali transit. (*)

Redaksi Mitrapost.com






