Mitrapost.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Kamis (15/01/2026) pada pukul 09:51 WIB menunjukkan penguatan pada poin 44,09 atau sebesar 0,49% ke level 9.076,67. Penguatan ini ditandai sebagai zona hijau dengan anggapan kondisi aman dan positif untuk dapat melakukan pembelian saham (trading).
Salah satu metode trading saham yang digunakan trader adalah scalping. Scalping saham merupakan strategi trading berjangka sangat pendek yang ditujukan guna mengambil keuntungan skala kecil namun cepat, berdasar pada pergerakan harga saham di hari yang sama.
Salah satu strategi yang bisa digunakan oleh trader (orang yang melakukan trading) adalah memperhatikan buying average saham, yaitu berupa cara pembelian saham yang sama selama beberapa kali pada harga yang berbeda, lalu menghitung rata-rata pembeliannya (average price).
Strategi ini digunakan dengan tujuan sebagai berikut;
- Menurunkan harga rata-rata saat harga saham turun
- Mengelola risiko saat pembelian saham
- Mengoptimalkan posisi saat yakin dengan prospek sahamnya
Berikut ini 5 saham listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang cocok untuk scalping!
DEWA — PT Darma Henwa Tbk
Saham ini sering mengalami fluktuasi besar dalam periode volatil tinggi sehingga intraday movement kuat bisa dimanfaatkan scalper.
Fluktuasi harga DEWA baru-baru ini kerap menarik minat trader harian karena momentum naik atau turun yang tajam.
BREN — PT Barito Renewables Energy Tbk
Saham ini direkomendasikan karena sedang berada di posisi harga di atas MA20 dan potensi lanjutan penguatan, sehingga volatilitasnya cenderung tinggi intraday.
Dalam kondisi market IHSG yang diproyeksikan masih naik, saham yang punya momentum kenaikan biasanya menunjukkan range pergerakan yang lebar sehingga menjadi peluang scalper untuk masuk atau keluar cepat.
INCO — PT Vale Indonesia Tbk
Saham INCO cenderung responsif terhadap sentimen komoditas global, dengan range pergerakan harga yang relatif luas dan fluktuatif.
Meski tidak spesifik direkomendasikan hari ini, karakter volatil membuat INCO sering menjadi target scalping ketika market high-volume.
CDIA — PT Chandra Daya Investasi Tbk
Saham CDIA seringkali menjadi penggerak di IHSG ketika indeks mencetak rekor atau naik signifikan, menunjukkan respons pasar cepat terhadap sentimen teknikal.
Respons cepat tersebut membuat harga saham cenderung bergerak dinamis intraday, sesuai strategi scalping yang mengandalkan range kecil untuk keuntungan cepat.
CUAN — PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk
Saham ini memiliki capital inflow dan likuiditas yang relatif tinggi pada periode tertentu sehingga volatilitas meningkat.
Rumor dan sentimen terkait potensi masuk indeks atau penguatan fundamental bisa membuat pergerakan harga menjadi lebih agresif intraday.
Disclaimer: Perlu diingat bahwa analisis ini hanya berdasarkan data yang tersedia dan tidak dapat menjamin hasil yang pasti. Pastikan Anda melakukan riset dan analisis sendiri sebelum membuat keputusan investasi.
Redaksi Mitrapost.com






