Update Banjir Pati, 50 Desa di 7 Kecamatan Masih Terendam 

Pati, Mitrapost.com – Desa di Kabupaten Pati yang terendam banjir mulai berkurang. Pemerintahan Kabupaten Pati mencatat, masih ada 50 desa di 7 kecamatan masih terendam banjir.

Diketahui, sebelumnya per hari Kamis (22/01/2026) banjir merendam sebanyak 62 desa di 7 kecamatan. Saat ini, jumlah tersebut mengalami pengurangan hingga 12 desa.

Pelaksanaan Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra mengatakan, meskipun banjir masih menggenangi 50 desa di 7 kecamatan, pihaknya terus berupaya menangani kondisi ini dengan maksimal, salah satunya melakukan pendirian dapur umum di tiap desa dan kecamatan.

Sementara, bantuan logistik makanan hingga bahan mentah bagi masyarakat yang terdampak banjir juga dipersiapkan oleh Pemkab Pati.

“Penanganan banjir sampai sekarang masih tetap kita jalankan di tiap kecamatan di tiap desa kita selalu kirimkan dari ransum dan dari dapur-dapur umum kita tambah lagi,” ujar Risma usai melakukan kegiatan Korpri Fun Run Pati, Minggu (25/01/2026).

“Beberapa tempat kita sudah buka lagi dapur umum dan relawannya juga kita tambah termasuk dari bantuan dari Pak Dandim dak Pak Kapolresta,” dia menambahkan.

Adanya puluhan desa masih terendam, Pemkab Pati juga memperpanjang status tanggap bencana hingga 6 Februari 2026.

“Status tanggap bencana ini kami perpanjang dari mulai tanggal 24 Januari sampai 6 Februari,” jelasnya.

Salah satu wilayah yang masih terendam banjir yakni berada di Desa Karangrowo, Kecamatan Jakenan.

Sekretaris Desa (Sekdes) Karangrowo, Suparwi mengatakan bahwa banjir telah menggenangi akses jalan dan pemukiman sejak Senin (12/01/2026). Hingga saat ini, air banjir telah mengalami penyusutan.

Suparwi menyebut, sebanyak 270 rumah masih terendam dengan kedalaman mencapai 5 hingga 70 sentimeter. Rata-rata, tambah dia, warga Desa Karangrowo tidak ada yang mengungsi di posko bencana.

“Kebanyakan warga memang tidak mengungsi kalaupun mengungsi di rumah saudara di rumah tetangga terdekat atau dirumah dengan kondisi membuat ranggon dengan maksud untuk menjaga ternak-ternaknya merawat ternak-ternaknya supaya tidak kelaparan,” jelas Suparwi. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati