Mitrapost.com – Seorang bocah tewas dalam aksi perampokan di rumah Desa Pengkol, Kecamatan Karanggede, Boyolali, pada Kamis (29/1/2026) pukul 15.45 WIB. Selain itu, satu korban lainnya mengalami luka-luka akibat bacokan.
Diketahui, korban jiwa merupakan anak pemilik rumah Purwanto, inisial AO (6). Korban menderita luka leher dan ditemukan di dalam kamar mandi dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Sementara, korban luka bacok adalah istri Purwanto, D (34).
“Ketika diketemukan, salah satu korban teridentifikasi sudah tidak bernyawa. Namun salah satu korban lagi itu masih bisa diselamatkan dan saat ini sedang dalam perawatan di rumah sakit,” kata Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana Saputra, dikutip Detik, Kamis (29/1/2026) malam.
Untuk memastikan penyebab kematian anak tersebut, jenazahnya sudah dibawa ke RSUD Dr Moewardi Solo untuk autopsi.
Penemuan para korban tersebut diketahui oleh kerabat korban, Ngatirin. Ia datang ke rumah korban setelah ditelepon Purwanto yang sedang bekerja di Kalimantan. Berdasarkan keterangannya, Purwanto sempat mengatakan hal gawat terjadi terhadap istrinya.
Sesampainya di lokasi kejadian, dia langsung masuk dan menemukan D (34) dalam posisi tergeletak, sedangkan AO (6) berada di kamar mandi. Saat peristiwa, kakak korban AO, CF (11), sedang tidak ada di rumah.
Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan dengan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Untuk sementara ini, baru sepeda motor korban yang diketahui hilang, sedangkan lainnya belum dikonfirmasi.
“Untuk barang yang hilang sementara ini yang teridentifikasi satu unit kendaraan bermotor milik korban,” kata Indra.
Polisi juga masih memburu pelaku yang diduga beraksi sendirian tersebut. Dalam pengejaran, Polres Boyolali bekerja sama dengan tim Jatanras Krim Polda Jawa Tengah.
“Terduga pelaku saat ini dalam masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut. Saat ini kami dari tim Satreskrim Polres Boyolali dibantu oleh tim Jatanras Krim Polda Jawa Tengah sedang melakukan pendalaman dan pengejaran terhadap pelaku,” kata Indra.
“Diduga pelaku menggunakan senjata tajam untuk melukai korban. Pelaku diindikasikan sejumlah satu orang pelaku saja,” lanjut dia. (*)

Redaksi Mitrapost.com






