Pati, Mitrapost.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pati memastikan belum ditemukan kasus Super Flu di wilayahnya.
Hal ini disampaikan oleh PIC TBC Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Pati, Yanti saat ditemui di kantornya pada Jumat (30/01/2026) sore.
Meskipun kasus Super Flu belum ditemukan di Kabupaten Pati, Yanti menjelaskan bahwa Dinkes Pati tetap melakukan kewaspadaan dini. Untuk saat ini, lanjut dia, Dinkes Pati telah menerbitkan Surat Edaran Nomor B/765/400.7.7.1/2025 terkait dengan kewaspadaan dini terhadap penyakit Pneumonia dan ISPA lainnya termasuk Influenza A.
“Sampai saat ini belum ada laporan dan kita sudah membuat surat edaran untuk kewaspadaan dini terhadap Super Flu ini dalam bingkai besar ISPA apalagi dengan cuaca yang sering bergonta-ganti hujan dan cerah,” ujar Yanti.
Dia menjelaskan, gejala Super Flu hampir serupa dengan flu biasa. Namun, jelas dia, tingkat keparahannya lebih tinggi, bisa mencapai lima hari.
“Gejala Super Flu itu seperti infeksi saluran pernafasan akut yaitu demam tinggi, kemudian batuk pilek, sakit tenggorokan, nyeri otot dan sakit kepala, tubuh terasa lemas,” ungkapnya.
Diketahui, Super Flu disebabkan lantaran virus Influenza tipe A, khususnya varian H3N2 subclade K. Terkait penanganan apabila ada yang terjangkit, jelas dia, segera lakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan.
Yanti juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menerapkan langkah pencegahan dini seperti misalnya memakai masker jika berada di tempat keramaian.
“Untuk penanganannya tentu saja periksa ke fasilitas kesehatan kemudian juga makanan yang cukup, istirahat cukup dan pakai masker jika keluar ke tempat-tempat terbuka,” pungkas Yanti. (*)

Wartawan Mitrapost.com

