Pati, Mitrapost.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati mengangkut sampah 30 ton per hari di alur Sungai Simo tepat Jalan Pantura Pati-Juwana. Hal ini dilakukan sebagai upaya pembersihan sungai untuk mencegah banjir susulan di Jalan Pantura Pati-Juwana.
Kepala Bidang Sumber Daya Air DPUTR Kabupaten Pati, Widyotomo Kusdiyanto mengatakan pembersihan aliran sungai simo itu telah dilakukan sejak minggu lalu dengan menggunakan alat berat dan dump truk.
“Pembersihan sudah dimulai dari minggu kemarin, Ini masih proses di lokasi sungai simo ada alat berat dan dump truck disana,” kata Widyotomo kepada Mitrapost.com.
Selain sampah yang diangkut, DPUTR Pati juga membersihkan tanaman Eceng Gondok di sepanjang aliran sungai simo.
Dalam pembersihan itu, kata dia, dump truk bisa melakukan pengangkutan sebanyak 10 kali. Dia memperkirakan sampah-sampah itu mencapai 30 ton per hari.
“Kalau dekat bisa lebih 10 kali mas tergantung lokasi pembuangannya. Ya mungkin bisa sekitar 30 ton kalau pulang pergi 10 kali,” jelasnya.
Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa tumpukan sampah dan eceng gondok di aliran sungai Simo dikarenakan konstruksi jembatan yang terlalu rendah dan adanya pilar tengah jembatan. Hal ini memicu air sungai menjadi meluap.
“Ya dari konstruksi jembatan yang terlalu rendah dan adanya pilar tengah jembatan mengakibatkan sampah menumpuk sehingga air meluap,” pungkas dia. (*)

Wartawan Mitrapost.com






