Stafsus Gubernur Sulut Diduga Melecehkan Wanita di Rumah Makan

Mitrapost.com – Seorang staf khusus (Stafsus) Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) tersandung kasus dugaan pelecehan seksual. Pria inisial DD tersebut dilaporkan oleh pihak korban dan saat ini kasusnya masih dalam penyelidikan.

Kasat Reskrim Polresta Manado, AKP Elwin Kristanto, mengonfirmasi adanya laporan kasus tersebut. Pihaknya saat ini masih melakukan pemanggilan saksi-saksi, sementara yang bersangkutan belum dilakukan pemeriksaan.

“Iya (ada laporan kasus dugaan pelecehan), sementara (masih) penyelidikan,” terang Elwin, Selasa (3/2/2026), dikutip CNN Indonesia

“Stafsus masih belum, karena kita masih mau panggil saksi-saksi dulu. Terus saksi, baru kita panggil si Stafsusnya,” lanjut dia.

Ia menjelaskan, dugaan pelecehan tersebut terhadi di salah satu rumah makan di Kota Manado pada Sabtu (31/1/2025). Saat itu, terduga pelaku DD disebut menyentuh bagian tubuh korban, seorang wanita inisial CL.

CL yang tidak terima mendapatkan perlakuan tersebut langsung menyiram air kepala DD, kemudian membuat laporan kasus ke Polresta Manado. Terkait kasus tersebut, polisi masih melakukan penyelidikan.

“Itu kejadiannya Sabtu pagi, di warung makan. Iya, badannya (bagian pantat) dipegang-pegang,” ungkapnya.

Menanggapi kasus tersebut, Gubernur Sulut, Yulius Selvanus Komaling langsung memberhentikan DD dari jabatannya tersebut. Ia menegaskan bahwa peristiwa tersebut merupakan perbuatan berdasarkan niat pribadi, sehingga tidak berhubungan dengan institusi.

“Yang bersangkutan telah diberhentikan dari jabatannya sebagai staf khusus,” kata Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sulut, Denny Mangala kepada wartawan.

“Peristiwa ini murni pribadi dan tidak ada kaitannya dengan Gubernur Sulawesi Utara. Tidak elok dikaitkan dengan pimpinan,” lanjut dia.

Terkait kelanjutannya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara sepenuhnya menyerahkan proses hukum terhadap pihak berwajib. Pihaknya juga memastikan tidak akan melakukan intervensi apapun.

“Pemerintah Provinsi Sulut tetap menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus tersebut kepada pihak kepolisian dan menjamin tidak ada intervensi dalam bentuk apapun,” pungkasnya. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati