Mitrapost.com – Berkaca pada kasus yang menimpa seorang siswa sekolah dasar (SD) berusia 10 tahun, yang diduga bunuh diri lantaran ketidakmampuan keluarga membeli buku dan pena, Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, mengingatkan terkait pentingnya penguatan data yang akurat.
Dalam acara Sinkronisasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik) 66 titik Sekolah Rakyat Tahap 1C, menteri yang akrab disapa Gus Ipul itu menjelaskan bahwa dengan adanya data akurat, negara dapat memberikan perlindungan dan dukungan yang tepat bagi keluarga prasejahtera.
“Dengan data yang akurat, semuanya bisa diberi perlindungan dan diberikan dukungan yang tepat. Jadi mudah-mudahan tidak terjadi lagi dan bisa kita mitigasi, kita bisa cegah hal-hal seperti ini ke depan,” jelas Gus Ipul, dikutip dari Detik, Kamis (05/02/2026).
Menurutnya, penguatan data dapat dijadikan sebagai dasar dari sejumlah program perlindungan sosial, termasuk Sekolah Rakyat yang ditujukan bagi keluarga kurang mampu serta kelompok rentan yang selama ini belum terjangkau bantuan.
Salah satu program yang disebutkan didasarkan pada Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 5 Tahun 2025 tentang Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
“Jadi pelan-pelan ini datanya tunggal, kita konsolidasikan terus, kita mutakhirkan. Insyaallah makin hari akan tambah akurat,” katanya.
“Maka itu, Sekolah Rakyat sekali lagi ingin menjangkau keluarga-keluarga yang seperti itu. Kita harapkan ini menjadi pembelajaran buat kita semua,” lanjutnya.
Terkiat dengan kondisi keluarga korban, Gus Ipul mengatakan bahwa proses asesmen di lapangan masih dilangsungkan, yaitu di Kabupaten Ngada, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Dalam hal ini, pihaknya juga membuka peluang dukungan pendidikan bagi anggota keluarga yang ditinggalkan.
“Sekarang (petugas Kementerian Sosial) ada di lapangan, lagi bicara kita sama orang tuanya dan masih berduka. Ada kakaknya yang akan kita coba untuk bisa bersekolah,” ucapnya.
“Apakah di sekolah-sekolah yang dekat sana atau nanti di Sekolah Rakyat. Masih sedang asesmen di lapangan,” tambahnya. (*)

Redaksi Mitrapost.com






