Pati, Mitrapost.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati bakal memanggil kontraktor dan Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang (DPUTR) terkait dengan permasalahan ambrolnya jembatan yang berada di Desa Pelemgede, Kecamatan Pucakwangi, Kabupaten Pati.
Ketua Komisi C, DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto mengatakan bahwa pemanggilan kontraktor dan DPUTR Pati ini sebagai langkah mengungkap permasalahan yang sebenarnya, menyusul adanya laporan dari masyarakat terkait permasalahan jembatan di Desa Pelemgede.
“Kemarin kita sudah koordinasi, kita dengan Pak Ketua DPRD, kita rencana akan memanggil pemborong ataupun kontraktor dari jembatan yang ada di Pelemgede bersama DPU,” ujar Joni.
Jembatan Desa Pelemgede disebut masih dalam masa perawatan selama enam bulan. Oleh karena itu, dia berharap perbaikan terhadap jembatan itu bisa segera dilakukan.
“Jadi kalau memang masih dalam masa perawatan harusnya diselesaikan tuntas, kan itu masih dalam masa perawatan 6 bulan,” jelasnya.
Menurutnya, Jembatan Pelemgede saat ini memprihatinkan. Bahkan, jalan yang berada di jembatan itu kondisinya tidak rata.
“Kondisinya itu laporan masyarakat itu jalannya tambah turun, jadi istilahnya ambles, kalau mobil tidak nyaman. Ambles lama-lama itu bisa ambrol,” katanya.
Joni mengungkapkan, pihaknya sebelumnya sempat melakukan sidak di Jembatan Pelemgede, namun yang diperbaiki hanya bagian penyangga.
“Kemarin kita lihat perbaikan itu hanya penyanggahan, jadi yang utamanya kelihatan masih belum, ya ini mau kita tanyakan ditanyakan,” pungkasnya.
Sebegai informasi, pada akhir tahun 2025 lalu, Jembatan Pelemgede sempat ambrol. Padahal baru selang beberapa hari jembatan itu diperbaiki. Kemduian pada awal bulan Januari 2026, talud jembatan itu ambrol kembali. (*)

Wartawan Mitrapost.com






