Mitrapost.com – Jenderal Tentara Nasional Indonesia (TNI Purn), AM Hendropriyono, sebagai Ketua Keraton Majapahit Jakarta menyatakan dukungannya atas penunjukan Kanjeng Gusti Pangeran Haryo Panembahan Agung (KGPHPA) Tedjowulan, sebagai pemimpin sekaligus pengelola Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.
Dalam pernyataan yang disampaikan pada acara penerimaan kedatangan KGPHPA Tedjowulan ke Keraton Majapahit Jakarta, pihaknya berharap penetapan tersebut dapat mengembalikan fungsi Keraton Surakarta menjadi pembina kebudayaan nasional.
“Saya menyampaikan penghormatan dan ucapan selamat datang kepada Panembahan Agung Keraton Kasununan Surakarta Hadiningrat, Kanjeng Gusti Pangeran Haryo Penembahan Agung Tedjowulan ke Keraton Majapahit Jakarta,” jelas Hendropriyono.
“Harapan kita ke depan adalah membuka lembaran baru. Kasununan Surakarta Hadiningrat harus berfungsi membina dan mengembangkan kebudayaan nasional,” tambahnya, dikutip dari Detik, Senin (09/02/2026).
Pada kunjungan tersebut, Hendropriyono yang juga merupakan Guru Besar Bidang Intelijen ini menerangkan, pembangunan Keraton Majapahit Jakarta ditujukan sebagai bagian dari ruang pewarisan sejarah dan kebudayaan, khususnya yang ada di Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta.
“Tempat ini kami bangun agar generasi penerus dapat melihat dan memahami bahwa apa yang ada di sini hanyalah sebagian kecil dari Majapahit yang sesungguhnya. Artefak-artefak Majapahit hingga kini masih terus digali melalui berbagai proyek strategis nasional, terutama di Jawa Timur,” ujarnya.
Kemudian, ia juga menjelaskan bahwa jejak peradaban Majapahit tidak hanya tersebar di Nusantara, melainkan menyasar hingga hampir di seluruh Asia Tenggara.
Dalam hal ini, Majapahit disebut pernah berada pada puncak kejayaannya selama 234 tahun hingga berpengaruh kuat di kawasan Brunei Darussalam dan Malaysia, yang pada masa itu berada di bawah koordinasi kekuasaan Majapahit. (*)

Redaksi Mitrapost.com






