Pati, Mitrapost.com – Prakiraan cuaca di sebagian wilayah Kabupaten Pati pada esok hari, Selasa (10/02/2026) memunculkan kewaspadaan masyarakat terkait adanya perubahan yang tidak menentu. Dalam hal ini, indikasi udara kabur tercatat lebih dominan menyelimuti dari hujan ringan.
Melansir dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), potensi perubahan cuaca udara kabur tersebut berasal dari suhu udara Pati yang mencapai ketinggian 29 derajat Celcius dengan suhu terendahnya 24°C. Sementara, kelembaban udaranya berkisar antara 71 hingga 93 persen.
Cuaca udara kabur disebut diperuntukkan bagi sejumlah wilayah yang vegetasinya masih terjaga. Pada prediksi cuaca esok hari, identifikasi kemungkinan udara kabur ini berada di 10 kecamatan yang ada di Kabupaten Pati.
Di antara sejumlah wilayah yang berpotensi adanya udara kabur, seperti Kecamatan Sukolilo, Kayen, Batangan, Juwana, Jakenan, Pati, Gabus, Margorejo, Wedarijaksa, dan Trangkil. Sementara, 11 kecamatan lainnya tercatat berpotensi hujan ringan.
Sejumlah wilayah tersebut, di antaranya ada Kecamatan Tambakromo, Winong, Pucakwangi, Jaken, Gembong, Tlogowungu, Margoyoso, Gunungwungkal, Cluwak, Tayu, serta Dukuhseti. Menariknya, cuaca udara kabur tidak tercatat berada di wilayah lainnya yang ada di Provinsi Jawa Tengah.
Perlu diketahui, cuaca udara kabur terjadi apabila jarak pandang masyarakat diprakirakan sependek 1-5 kilometer (km) dengan kondisi cuaca tidak sedang hujan. Maka apabila jarak pandang tersebut berkurang dari 1 km dengan awan yang hampir menutupi seluruh langit, artinya ada potensi kabut.
Oleh sebab itu, masyarakat diminta untuk waspada terkait adanya potensi cuaca udara kabur lantaran menjadi pengganggu aktivitas sehari-hari, di luar hujan ringan. Sementara, BMKG juga mengimbau agar masyarakat selalu siaga terkait potensi cuaca ekstrem, utamanya bagi sistem imun. (*)

Redaksi Mitrapost.com

