Mitrapost.com – Sebanyak 11 rangkaian kereta api atau trainset KRL Commuter Line yang menghubungkan rute Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) ditargetkan mulai dapat dioperasikan sebelum Juni 2026.
Melansir dari Detik Finance, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI), Bobby Rasyidin mengungkapkan bahwa sejumlah 11 rangkaian tersebut merupakan bagian dari 16 trainset yang dipesan langsung dari PT Industri Kereta Api (INKA).
Dari jumlah tersebut, empat trainset sementara diketahui telah tiba dan sudah mulai dioperasikan. Sementara, satu trainset telah diterima oleh PT Kereta Commuter Indonesia (KCI), namun masih berada dalam tahapan masa uji coba.
“Trainset 1, 2, 3, dan 4 ini telah beroperasi, sedangkan 1 di Desember kemarin dalam masa uji. Dan kita harapkan dari 16 trainset ini sisa dari 11 trainset yang lainnya itu akan bisa kami operasikan sebelum bulan Juli tahun 2026 ini,” jelas Bobby, dikutip Rabu (11/02/2026).
Pada perincian lainnya, dua trainset masih berada dalam proses retrofit dengan PT INKA, 3 dan 8 trainset dari impor, 3 trainset baru dari China Railway Rolling Stock Corporation (CRRC), serta 8 trainset merupakan replacement dari 17 retrofit PT INKA.
Melalui pengadaan sarana berupa 16 trainset tersebut, Bobby menjelaskan bahwa pihak KAI membutuhkan sumber dana hingga mencapai Rp9,18 triliun.
Di antara sumber dana yang didapat, yaitu berasal dari PMN (Penyertaan Modal Negara) sebesar Rp5,3 triliun. Sementara, sisanya berasal dari kas internal PT KCI sebesar Rp190 miliar dan kredit dengan tenor 15 tahun senilai Rp3,69 triliun.
“Rencana penggunaannya adalah tentunya untuk pengadaan 16 trainset yang sudah kita luncurkan di tahun 2023, dan 4 dari 16 train set ini sudah kita operasikan, dan ada beberapa train set yang saat ini dalam masa uji dan segera kita operasikan,” katanya. (*)

Redaksi Mitrapost.com






