Rembang, Mitrapost.com – Kampung Ramadan Rembang hadir di lokasi baru yaitu di Jalan Gatot Subroto, tepatnya di sisi timur Alun-Alun Rembang.
Pusat kuliner Ramadan tersebut dipindahkan dari lokasi lama di Jalan dr Soetomo lantaran menimbulkan kemacetan. Sehingga banyak dikeluhkan masyarakat. Selain itu, ruang untuk pelaku UMKM juga terbatas.
“Di lokasi lama sering terjadi kemacetan, dan ruang untuk UMKM semakin terbatas. Di lokasi baru ini areanya lebih luas dan representatif,” ujar Kabid UKM Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Rembang, Achmad Widodo.
Kampung Ramadan Rembang bakal buka mulai tanggal 18 Februari hingga 14 Maret 2026, pukul 15.00 – 19.00 WIB.
UMKM yang berpartisipasi total ada 40 stand, rinciannya 20 stan untuk pelaku UMKM umum yang telah mendaftar dan dipillih dengan sistem undian.
“Dari sekitar 60 pendaftar, hanya 40 UMKM yang dapat mengisi stand tersebut, satu stand diisi dua pelaku UMKM. Waktu undian semua menyaksikan, biar lebih adil,” ujarnya.
Sedangkan 20 stan lainnya dari pihak sponsor yang diisi promosi dan UMKM binaan masing-masing.
Stan UMKM bakal dibagi dalam empat klaster yaitu minuman ada 15 stan, sayur dan lauk 10 stan, jajanan 10 stan, dan makanan berat lainnya 5 stan. Hal itu agar lebih rapi dan tertata.
“Pembagian ini didasarkan pada evaluasi penjualan tahun-tahun sebelumnya, di mana kategori minuman menjadi salah satu yang paling diminati,” jelasnya.
Sementara itu, sponsor dalam kegiatan ini meliputi Bank Jateng, Semen Gresik, Bank Rembang, BKK Jateng, dan BRI.
Jalan sepajang lokasi Kampung Ramadan nantinya tetap bisa dilintasi motor dan akan ada pengaturan lalu lintas oleh panitia. Sedangkan untuk mobil akan diarahkan untuk parkir di lokasi yang disiapkan.
Gelaran Kampung Ramadan Rembang 2026 ini pun diharapkan mampu menjadi pusat kuliner sekaligus penggerak ekonomi UMKM Rembang selama bulan Ramadan. (*)

Redaksi Mitrapost.com






