Mitrapost.com – PT Mass Rapid Transportation Jakarta (PT MRT Jakarta (Perseroda)) disebut akan memperluas area penghubung bawah tanah di Stasiun MRT Bundaran HI Bank Jakarta, yang mulai dibangun pada tahun 2026.
Berdasarkan pada gambaran rencana yang diunggah melalui akun Instagram resmi @mrtjkt, penambahan akses tersebut dimulai dari Mal Grand Indonesia, Hotel Kempinski, Hotel Pullman, Grand Hyatt, dan Wisma Nusantara.
Sementara menurut yang dilansir dari Detik Finance, sistem pembangunan tersebut nantinya akan terdiri dari perluasan ruang, penambahan sejumlah titik akses baru berupa lift dan entrance tambahan bawah tanah.
“Mulai tahun ini, pembangunan proyek Extended Concourse akan segera dimulai sebagai wujud komitmen MRT Jakarta dalam menghadirkan sistem transportasi publik yang semakin inklusif, terkoneksi, dan berorientasi pada masa depan kota,” demikian keterangan MRT dalam unggahannya.
Kemudian, pengembangan ini juga menjadi bagian dari komitmen peningkatan kualitas layanan dan kenyamanan pelanggan, untuk dapat menghadirkan pengalaman transit yang lebih terintegrasi, modern, dan seamless di jantung Kota Jakarta.
Dalam hal ini, inisiasi pembangunan bawah tanah ini juga pernah ditandai dengan adanya penandatanganan Perjanjian Kerja Sama tentang Pembangunan Bangunan dan Fasilitas Interkoneksi Thamrin NineUOB-Stasiun Dukuh Atas Bank Negara Indonesia (BNI).
Nantinya, seluruh stasiun MRT akan dapat terkoneksi dengan sejumlah bangunan sekitar melalui jaringan interkoneksi bawah tanah mulai dari Plaza BII, Sinarmas Land, Wisma Kosgoro, Plaza Indonesia, Wisma Nusantara, Pullman Hotel, hingga Hotel Mandarin Oriental dan Grand Indonesia. (*)

Redaksi Mitrapost.com






