Pemkab Gunungkidul Siapkan Pancuran Air Sepanjang 20 Meter untuk Tradisi Padusan di Pantai Sundak

Mitrapost.com – Menjelang masuknya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, melalui Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Pemuda dan Olahraga mempersiapkan sebuah layanan spesial untuk pelaksanaan tradisi padusan.

Dalam hal ini, Pemkab Gunungkidul secara sengaja menyiapkan fasilitas berupa pancuran air sepanjang 20 meter di kawasan Pantai Sundak, Desa Sidoharjo, Kecamatan Tepus untuk wisatawan yang akan melaksanakan tradisi padusan sebelum melaksanakan ibadah puasa Ramadan.

“Nanti akan digelar padusan di Pantai Sundak, untuk bilas kita sediakan pancuran sepanjang 20 meter,” jelas Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Hary Sukmono.

Melansir dari Tribun Jogja, padusan merupakan sebuah tradisi masyarakat Jawa berupa mandi atau berendam di sumber air seperti sungai, mata air (umbul), atau pemandian umum yang dilakukan menjelang bulan Ramadan.

Secara makna, tradisi yang banyak dijumpai di daerah seperti Yogyakarta, Surakarta (Solo), dan Semarang ini memiliki lambang berupa pembersihan diri lahir dan batin sebagai bentuk persiapan menyambut Ramadan.

Selain untuk menyucikan diri, tradisi ini juga menjadi bentuk ajang kebersamaan antarwarga, lantaran kegiatan dilaksanakan bersama keluarga maupun masyarakat sekitar. Oleh sebab itu, tradisi padusan ini tetap dilestarikan sebagai bagian dari budaya Jawa yang memadukan nilai tradisi dan ajaran Islam.

Selain fasilitas pancuran air, Pemkab Gunungkidul juga menggelar tradisi larung sesaji ke laut yang akan dihadiri pula oleh Abdi Dalem Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat yang berada di wilayah Gunungkidul. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati