Mitrapost.com – Bulan Ramadan sudah seharusnya disambut dengan suka cita. Bulan suci ini juga memiliki keistimewaan, mulai dari pahala dilipatgandakan, dosa-dosa diampuni, pintu-pintu surga dibuka, hingga keberadaan malam yang lebih baik dari seribu bulan.
Selain itu, umat muslim diwajibkan menjalankan salah satu rukun Islam, yakni Puasa selama tiga puluh hari. Menjalankan puasa di bulan Ramadan sebenarnya memiliki beberapa keutamaan yang harus diketahui oleh umat Islam.
Lantas apa saja keutamaan-keutamaan tersebut? Simak artikel yang kami rangkum dari laman NU Online berikut ini!
Meninggikan derajat
Nabi Muhammad saw bersabda, “Ketika Ramadhan tiba, dibukalah pintu-pintu surga, ditutuplah pintu-pintu neraka dan setan pun dibelenggu,” (HR Imam Muslim).
Dibuka pintu surga merupakan simbol atau tanda untuk memperbanyak beribadah. Orang yang beribadah akan semakin meningkatkan ketakwaannya dan mengurangi maksiat, sehingga derajatnya akan ditinggikan oleh Allah SWT.
Menghapus dosa
Nabi Muhammad SAW bersabda, “Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharapkan pahala maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu,” (HR Imam Bukhari dan Imam Muslim).
Kewajiban puasa diyakini dan dilakukan untuk mengharapkan pahala dari Allah. Mengharapkan pahala kepada Allah merupakan bentuk penyerahan diri, sekaligus pernyataan keimanan dan menyatakan kelemahan di hadapan-Nya.
Mengalahkan syahwat
Rasulullah SAW bersabda, “Wahai para pemuda, barangsiapa yang mampu untuk menikah, maka menikahlah. Sesungguhnya menikah lebih bisa menundukan pandangan dan lebih mudah menjaga kemaluan. Barangsiapa yang belum mampu menikah, maka berpuasalah, sesungguhnya puasa itu adalah penekan syahwatnya,” (HR Imam Ahmad dan Imam Bukhari).
Imam Izzuddin al-Sulami dalam kitabnya berpendapat bahwa lapar dan haus dapat mengalahkan syahwat bermaksiat. Lapar dan haus di sini adalah puasa yang didasari oleh niat ibadah untuk melatih diri, mengendalikan hawa nafsu, dan meminimalisasi syahwat bermaksiat. (*)

Redaksi Mitrapost.com






