Agustina-Iswar Prioritaskan Pendidikan Lewat Program Semarang Cerdas

Semarang, Mitrapost.comPendidikan menjadi hal yang penting bagi Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng dan Wakil Wali Kota Iswar Aminuddin.

Selama menjabat, Agustina-Iswar berkomitmen memberikan perhatian serius pada sektor pendidikan yang diwujudkan melalui program Semarang Cerdas.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng menyebut, pendidikan merupakan kunci masa depan. Sehingga pihaknya ingin memastikan setiap masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam bangku pendidikan.

“Pendidikan adalah kunci masa depan. Kami ingin semua anak Semarang, siapa pun dia, dari keluarga mana pun, punya kesempatan yang sama untuk bersekolah dan berprestasi. Semarang Cerdas adalah wujud komitmen kami untuk tidak meninggalkan satu pun anak di kota ini,” ujar Agustina.

Untuk memastikan setiap anak menjalani pendidikan dengan baik, setiap permasalahan pendidikan diselesaikan satu persatu termasuk masalah tunggakan SPP siswa.

Tercatat selama 2025, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang telah membantu membayarkan SPP tertunggak sebanyak 122 anak dari 15 sekolah di Kota Semarang. Total bantuan yang diberikan mencapai Rp71.393.000, dengan menyasar anak-anak yang memang berasal dari keluarga tidak mampu.

“Saya tidak ingin ada anak Semarang yang tidak naik kelas atau tidak ambil rapor karena orang tuanya tidak bisa bayar SPP. Pendidikan adalah hak mereka, dan negara harus hadir,” terangnya.

Pemkot Semarang juga menjalankan program hibah Pembiayaan Bantuan Operasional Sekolah Swasta (BOSP) untuk menjamin ribuan siswa di sekolah swasta mendapatkan keringanan biaya. Kemudian memberikan keringanan PBB untuk 35 sekolah swasta untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan.

Program sekolah swasta gratis ini pun telah menjangkau 129 sekolah di tahun 2025 dengan anggaran mencapai Rp25,79 miliar. Rencananya, pada tahun 2026 program ini akan diperluas menjadi 135 sekolah.

Selain hal tersebut, masih banyak program pendidikan lainnya yang dijalankan Pemkot Semarang. Perhatian nyata tersebut ternyata membuahkan hasil nyata. Dimana Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Semarang tahun 2025 mencapai angka 85,80 atau masuk kategori sangat tinggi, sekaligus menjadi yang tertinggi di Jawa Tengah.

Rata-rata lama sekolah warga Semarang berada di angka 11,11 tahun, menunjukkan bahwa akses pendidikan semakin terbuka lebar. (Adv)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati