Pati, Mitrapost.com – Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kabupaten Pati mencatat cadangan pangan berupa Gabah Kering Giling (GKG) di gudang Kecamatan Margorejo tinggal 9 ton.
Kepala Disketapang Kabupaten Pati, Wahyu Setyawati menyebutkan bahwa 9 ton GKG itu setara dengan 5 ton beras. Persediaan tersebut, kata dia, merupakan sisa pengadaan di tahun 2025 kemarin.
Pada tahun 2026 ini, Disketapang Kabupaten Pati berencana melakukan penambahan cadangan pangan berupa GKG dengan total 44 ton di gudang Margorejo.
“Awalnya 36 ton itu sekarang tinggal 9 ton. Kalau pengadaan ini nanti 2026 sekitar 44 ton,” ujar Wahyu Setyawati kepada Mitrapost.com.
Ia menambahkan, pengadaan GKG itu akan dilakukan pada pertengahan tahun 2026 ini, dengan menyerap gabah yang dimiliki Kelompok Tani (Poktan) di wilayahnya. Hal itu, bertujuan untuk memberdayakan petani-petani yang ada di wilayah Kabupaten Pati.
“Kalau bisa secepatnya, paling tidak pertengahan tahun ini, paling tidak sekitar bulan Mei,” ucap dia.
Dijelaskan Wahyu, sebelum melakukan penyerapan GKG, pihaknya akan melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra.
Terkait peruntukan cadangan pangan berupa GKG, nantinya akan digunakan untuk membantu menanggulangi kemiskinan ekstrem, stunting, dan bencana.
“Tidak, nanti akan digabung dan nanti mungkin untuk biasanya juga untuk kemiskinan ekstrem, stunting dan bencana,” pungkas Wahyu. (*)

Wartawan Mitrapost.com






