IHSG Masih di Zona Merah, Saham Apa Saja yang Potensial untul Scalping?

Mitrapost.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Kamis (12/3/2026), berada di zona merah atau di level 7.398,85. Pergerakan ke depannya diperkirakan fluktuatif karena sentiment global belum stabil.

Adapun beberapa faktor yang memengaruhi kondisi pasar saham Indonesia saat ini, termasuk konflik Timur Tengah yang meningkatkan risiko pasar global, lonjakan harga energi global yang dikhawatirkan memicu inflasi, serta risiko utang Indonesia yang mengalami kenaikan.

Kondisi ini menyebabkan pasar cenderung volatile, sehingga masih memungkinkan untuk scalping. Market yang turun tajam biasanya menghasilkan pantulan cepat (technical rebound intraday). Meski demikian, waspada risiko false breakout dan rebound pendek, sehingga jangan hold lama.

5 Saham Potensial untuk Scalping Hari Ini

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)

PT Bank Central Asia merupakan perusahaan perbankan swasta terbesar di Indonesia dengan kapitalisasi besar, kinerja keuangan stabil, dan volume transaksi tinggi di BEI. Likuiditas tinggi dan spread sempit memungkinkan scalper melakukan eksekusi cepat.

Secara teknikal, EMA5 dan EMA20 sering crossover pada timeframe 5–15 menit saat market aktif, sehingga banyak sinyal trading muncul di fase ini, meski false signal juga sering terjadi. RSI sering bergerak di area 45–65 (sideways), sehingga cocok untuk scalping.

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI)

BNI merupakan salah satu bank BUMN besar dengan transaksi aktif di BEI. Likuiditasnya juga tinggi karena termasuk saham bank Big 4. Perusahaan perbankan ini juga memiliki kinerja keuangan stabil dari segmen kredit korporasi dan konsumer.

EMA5 dan EMA20 sering crossover ketika terjadi rebound IHSG. MACD juga sering memberikan sinyal bullish crossover setelah koreksi. RSI juga bergerak di area 40–60 (sideways) saat konsolidasi.

PT Bumi Resources Tbk (BUMI)

Perusahaan pertambangan batubara besar di Indonesia ini juga memiliki aktivitas minyak, gas, dan mineral. Volume perdagangan saham sangat tinggi, sehingga likuiditas tinggi dan spread relatif kecil meskipun harga saham rendah.

EMA jangka pendek bergerak sangat cepat karena volatilitas tinggi, yang berarti harga sedang bergerak naik-turun. Kondisi ini sering terjadi saat market aktif, dan cocok untuk scalping, namun harus hati-hati dengan false signal. MACD sering menghasilkan sinyal breakout setelah konsolidasi.

PT Darma Henwa Tbk (DEWA)

PT Darma Henwa Tbk merupakan perusahaan jasa pertambangan dan energi di Indonesia. Sahamnya sering mengalami lonjakan harga karena aktivitas transaksi besar investor institusi. Likuiditasnya cukup aktif di kalangan trader spekulatif.

EMA menunjukkan crossover cepat pada timeframe kecil karena volatilitas tinggi. MACD sensitif terhadap lonjakan volume, sementara RSI sering bergerak ekstrem (30–80). Cocok untuk scalping saat volatilitas tinggi.

PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL)

PT Buana Lintas Lautan Tbk bergerak di sektor pelayaran tanker minyak dan gas yang menyediakan transportasi energi domestik dan internasional. Sektor ini dipengaruhi permintaan transportasi minyak dan LNG.

EMA sering sideways lalu breakout saat volume meningkat. Kondisi ini sangat disukai scalper karena biasanya menghasilkan pergerakan harga yang relatif cepat. Selain itu, MACD menunjukkan sinyal bullish saat tren sektor energi menguat dan RSI bergerak cepat dari 40 ke 70. (*)

Disclaimer: Perlu diingat bahwa analisis ini hanya berdasarkan data yang tersedia dan tidak dapat menjamin hasil yang pasti. Pastikan Anda melakukan riset dan analisis sendiri sebelum membuat keputusan investasi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati

Berita Terkait