Pati, Mitrapost.com – Pelaksanaan Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra memberikan respon terhadap tewasnya seorang remaja di Kecamatan Kayen akibat luka bacok.
Diketahui, seorang remaja asal Desa Talun, Kecamatan Kayen itu tewas dikarenakan tawuran antar pemuda saat melakukan kegiatan tongtek pada Kamis (12/03/2026) dini hari.
Terkait hal itu, Risma Ardhi Chandra menegaskan agar peristiwa tersebut jangan sampai terulang kembali. Dia mengaku telah memberikan imbauan terhadap masyarakat terkait dengan kegiatan tongtek.
“Saya kemarin sudah mengimbau bahwa tongtek ini kan diperbolehkan karena ini adalah tradisi muslim. Kalau bilang tradisi umat muslim ini saling menghargai satu dengan yang lain,” ujar Risma.
Pihaknya berharap untuk kegiatan tongtek di hari selanjutnya dapat dilakukan dengan tertib, tanpa ada saling bermusuhan apalagi berujung tawuran.
“Kalau kita berharap teman-teman yang ada di desa-desa tontek ini dilaksanakan dengan khidmat jangan menodai agama dengan sesuatu dengan tawuran ataupun dengan hal-hal yang tidak baik,” jelas dia.
Lebih lanjut, dia pun meminta kepada masyarakat di wilayah Pati untuk bisa menyambut Lebaran tahun ini dengan rukun.
“Mari kita sambut Lebaran tahun ini dengan sukacita, dengan bahagia dan kita kabarkan ke orang lain bahwa Islam ini agama yang damai, agama yang nyaman untuk semua masyarakat Kabupaten Pati,” tambahnya.
Diberitakan sebelumnya, Kapolresta Pati Kombes Pol Jaka Wahyudi mengatakan bahwa pihaknya telah mengantongi identitas para pelaku. Adapun, dalam waktu dekat ini, lanjut dia, kepolisian bakal mengungkap kasus tersebut.
“Kejadian yang kemarin itu sudah kita lakukan proses penyidikan semuanya aparat sudah mengantongi identitas para pelakunya. Insya Allah dalam waktu dekat akan kita ungkap,” ujar Jaka. (*)

Wartawan Mitrapost.com






