Rembang, Mitrapost.com – Jelang arus mudik Lebaran 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang kebut perbaikan jalan rusak.
Bupati Rembang, Harno mengatakan bahwa pihaknya telah meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU Taru) Rembang untuk melakukan penanganan jalan berlubang yang berpotensi menyebabkan bahaya.
Perbaikan ditekankan agar selesai sebelum Lebaran. Dengan perbaikan jalan yang dilakukan, harapannya bisa meningkatkan keselamatan dan kenyamanan masyarakat utamanya pemudik yang melintas jalan di Rembang.
Pihaknya juga telah meninjau sejumlah lokasi guna memastikan langsung perbaikan jalan. Usai dilakukan pengecekan, diketahui sejumlah titik kerusakan jalan telah diperbaiki dan masih berprogres.
“Memang saya instruksikan ke Dinas PU sebelum Lebaran lubang-lubang yang membahayakan agar segera diselesaikan. Kemarin saya cek beberapa lokasi dan sudah ada progres. Termasuk ruas Kragan–Sedan juga sudah mulai ditangani,” ujarnya.
Diketahui, saat ini penambalan lubang tengah dilakukan di sejumlah ruas jalan seperti ruas Japerejo–Pamotan dan Kragan–Sedan.
Kemudian rencananya juga akan dilakukan perbaikan juga di titik jalan Kawasan sekitar kota termasuk jalan lingkar dari Pentungan menuju arah Modoteko wilayah Galonan.
“Kami maksimalkan perbaikan sampai sebelum Lebaran. Beberapa waktu lalu cuaca memang kurang mendukung sehingga pelaksanaan pekerjaan sedikit terkendala,” ujar Kepala Bidang Bina Marga DPU Taru Kabupaten Rembang, Nugroho.
Penanganan jalan sendiri dilakukan melalui kegiatan penambalan lubang menggunakan anggaran pemeliharaan rutin jalan. Untuk tahun ini, Pemerintah Kabupaten Rembang mengalokasikan sekitar Rp10 miliar untuk pemeliharaan rutin jalan selama satu tahun.
Dengan adanya perbaikan tersebut, diharapkan kondisi jalan di Kabupaten Rembang tetap aman dan nyaman dilalui masyarakat, terutama selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran. (*)

Redaksi Mitrapost.com






