Pati, Mitrapost.com – Aksi tongtek menjelang sahur di Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, berujung tawuran. Akibat peristiwa tersebut, seorang remaja meninggal dunia.
Tawuran diketahui terjadi di Desa Talun, Kecamatan Kayen, pada hari Kamis (12/03/2026) sekitar pukul 01.42 WIB.
Salah satu warga Desa Talun, Muh Aziz Mualam, menjelaskan bahwa peristiwa itu berawal dari gesekan antara pemuda Desa Talun Utara dan Talun Selatan saat melakukan tongtek sahur. Perselisihan tersebut kemudian memicu tawuran hingga menimbulkan korban tewas akibat bacokan.
“Intinya, pada waktu tongtek terus ada gesekan antara pemuda, akhirnya terjadilah tumpah darah,” jelas dia, pada Kamis siang.
Aziz mengaku tidak tahu-menahu mengenai pemicu perselisihan antar pemuda desa. Menurutnya, peristiwa tawuran tersebut baru pertama kali terjadi di bulan puasa ini.
“Biasanya, kalau bulan puasa ini tidak pernah tawuran, cuma tidak tahunya tadi malam itu ada gesekan, terus tidak tahunya ada yang bawa senjata tajam dan akhirnya ada tumpah darah,” jelasnya.
Ia menjelaskan bahwa korban sempat dibawa ke rumah sakit, akan tetapi nyawa korban tidak tertolong dan akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Sementara itu, Kapolsek Kayen, AKP Parsa mengatakan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap para pelaku yang terlibat. Diketahui, korban mengalami luka bacokan di bagian dada sebelah kanan dan telapak tangan kiri.
Pihaknya sudah melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), dan mengamankan barang bukti berupa pakaian korban.
“Tim kami saat ini berkoordinasi dengan Satreskrim Polresta Pati, termasuk Unit Jatanras dan Resmob, untuk mengidentifikasi serta mengejar para pelaku. Kami berkomitmen mengungkap kasus ini hingga tuntas,” ujar AKP Parsa. (*)

Wartawan Mitrapost.com






