Pati, Mitrapost.com – Pasokan listrik di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, dipastikan aman hingga pasca lebaran 2026.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra mengungkapkan, pasokan listrik di Bumi Mina Tani berasal dari dua titik Perusahaan Listrik Negara (PLN), yakni PLN Juwana dan Pati. Menurut informasi dari PLN, pasokan listrik tercatat sebesar 189 Megawatt.
“Dari PLN sendiri sudah menginformasikan ke kita untuk pasokan di PLN Juwana dan PLN Pati ini di angka 189 Megawatt,” ujar Risma.
Sedangkan, kata dia, kebutuhan masyarakat di Kabupaten Pati selama momen hari raya hingga pasca Lebaran rata-rata hanya 132 hingga 140 Megawatt.
“Sedangkan kebutuhan rata-rata untuk momen Lebaran dan pasca Lebaran itu di angka 132 sampai 140, sehingga dari kapasitas hanya terpakai sekitar 72 sampai 77 persen,” terangnya.
“Jadi, hal ini sangat menggembirakan supaya momen lebaran tahun ini masyarakat tidak perlu khawatir tentang stok dari PLN yang beroperasi di malam Lebaran ataupun pasca Lebaran,” dia melanjutkan.
Tak hanya itu, Risma juga mengatakan bahwa ketersediaan gas elpiji 3 kilogram dan bahan bakar minyak (BBM) masih terpantau aman. Ia menyebut, Kabupaten Pati juga mendapatkan alokasi tambahan gas elpiji 3 kilogram dari Pertamina.
“Gas LPG juga ada tambahan dari Pertamina. Jadi Insya Allah untuk kebutuhan pokok dan kestabilan harga di Kabupaten Pati untuk Lebaran tahun 2026 ini Insya Allah aman,” ujarnya.
Sementara, ketersediaan BBM berupa Solar dan Pertalite di Kabupaten Pati cukup untuk stok 2 hingga 6 hari ke depan.
“Untuk kebutuhan Solar dan Pertalite itu di angka 2 sampai 6 hari. Jadi adanya krisis di beberapa tempat Alhamdulillah Pati aman, karena stoknya antara 2 sampai 6 hari,” pungkasnya. (*)

Wartawan Mitrapost.com






