Mitrapost.com – Pasca Bupati Tulungagung nonaktif, Gatut Sunu Wibowo dibawa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) memastikan bahwa proyek pembangunan infrastruktur tetap berjalan seperti biasa.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, mengatakan bahwa seluruh program pembangunan fisik, khususnya bagi infrastruktur jalan, masih tetap dilaksanakan sesuai dengan perencanaan yang telah ditentukan.
“Tidak ada yang perlu dikhawatirkan, pelayanan tetap berjalan seperti biasa dan proyek pembangunan fisik tetap dilanjutkan,” ucap Baharudin, dikutip dari Antaranews.
Dalam hal ini, Baharudin menjelaskan bahwa proyek pembangunan Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, telah resmi menjadi bagian dari Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) sebagai dasar penyusunan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2026.
Oleh sebab itu, proyek yang telah melalui proses lelang tidak dapat diubah secara sepihak dan akan segera dikerjakan. Sementara, proyek yang belum masuk lelang tetap dijalankan sesuai tahapan dan yang telah berjalan akan dituntaskan.
“Semua tetap berjalan sesuai mekanisme, baik yang sudah lelang maupun yang masih proses,” jelasnya, dikutip Selasa (14/04/2026).
Kemudian, pihaknya juga memastikan bahwa pelayanan publik yang ada di lingkup Pemerintah Daerah (Pemda) tetap berjalan dengan normal sesuai program prioritasnya, yaitu mengedepankan kepentingan masyarakat serta prinsip kehati-hatian untuk pengambilan kebijakan.
Sementara, Baharudin memberi imbauan terhadap masyarakat Kabupaten Tulungagung untuk tetap tenang serta menjaga situasi agar tetap kondusif. (*)

Redaksi Mitrapost.com






