Pati, Mitrapost.com – Salah satu Anggota Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Kastomo, meminta kepada dinas terkait beserta masyarakat setempat untuk bisa melakukan penanganan terhadap permasalahan sampah bersama.
Dalam hal ini, Kastomo mengatakan bahwa Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pati dapat menggaet Pemerintah Desa (Pemdes) untuk membuat salah satu infrastruktur dasar atau lingkungan seperti tempat pembuangan akhir (TPA) di tingkat desa.
Selain itu, pihaknya juga menyarankan agar ke depannya sampah dapat dikelola menjadi sebuah barang yang lebih berguna dan bernilai ekonomis. Hal tersebut bertujuan untuk mengurangi sampah yang berserakan di sepanjang pinggir jalan.
“Memang dengan penduduk yang padat perlu adanya kesempatan desa ini membuat Pemdes bagaimana menyediakan pembuangan sampah (apakah di lokasi desa) lebih bagusnya bagaimana sampah ini menjadi perekonomian,” jelas Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.
Inisiasi pengurangan sampah untuk menjaga lingkungan juga telah sesuai dengan konsep pengelolaan sampah melalui 3R yaitu, di antaranya ada Reduce (mengurangi), Reuse (menggunakan kembali), dan Recycle (mendaur ulang).
“Seperti desa membuat unit usaha sampah nanti dikelola oleh BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) sehingga nanti setiap rumah tidak bingung penanganan sampah,” ujarnya, belum lama ini.
Perlu diketahui, Kepala Bidang Kebersihan Persampahan dan Pertamanan DLH Kabupaten Pati, Henri Setiawan, sebelumnya menyebut terkait dengan sampah yang masuk di TPA Sukoharjo setiap harinya terhitung mencapai sekitar 189 ton. (Adv)

Redaksi Mitrapost.com






