Hadapi Musim Kemarau, BPBD Siapkan Truk Tangki dan Tandon Air Bersih

Pati, Mitrapost.com Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati menyiapkan langkah antisipasi dalam menghadapi musim kemarau dengan menyiapkan armada truk tangki dan tandon air bersih.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Pati, Martinus Budi Prasetya menyampaikan, berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jawa Tengah, puncak musim kemarau tahun ini akan lebih panjang dibandingkan tahun sebelumnya. Puncak musim kemarau diprediksikan terjadi pada bulan Agustus mendatang.

“Berdasarkan kalender musim di bulan April sampai Oktober, mestinya kita sudah masuk di musim kemarau dan diperkirakan puncak musim kemarau itu ada di bulan Agustus,” jelas Martinus.

Oleh karena itu, BPBD Pati telah menyiapkan sebanyak 4 truk tangki dengan kapasitas masing-masing 5.000 liter air bersih.

Apabila truk tangki dari BPBD itu belum mampu mencukupi, pihaknya bakal meminta bantuan operasional armada dari Provinsi Jawa Tengah. Pihaknya menyampaikan, dunia usaha dan perbankan melalui CSR juga bakal memberikan bantuan terhadap masyarakat yang kekurangan air bersih.

“Kita ada empat tangki yang siap dioperasikan dan barangkali dengan empat tangki dirasakan kurang, barangkali kita akan bekerjasama dengan pemerintah provinsi untuk memberikan bantuan kendaraan operasional tangki untuk mengantisipasi droping bantuan air bersih,” terangnya.

Selain itu, BPBD juga telah menyiapkan tandon untuk penampungan air bersih. Tandon itu dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan masyarakat desa maupun pondok pesantren melalui mekanisme pinjam pakai.

“Kami juga ada beberapa tandon yang memang bisa kami pinjam pakaikan kepada Pemerintah Desa ataupun barangkali juga pondok pesantren yang membutuhkan bantuan tandon, silahkan nanti berkomunikasi dengan kami, dan kami akan siap membantu desa-desa ataupun masyarakat yang lain,” jelasnya.

Tandon air yang disiapkan oleh BPBD Pati ada sebanyak 10 hingga 15 unit dengan kapasitas 5.000 liter.

Adapun berdasarkan kajian risiko bencana, wilayah yang menjadi langganan kekurangan air bersih di musim kemarau diantaranya Kecamatan Jakenan, Jaken, Pucakwangi, Batangan, Kayen, Tambakromo dan Sukolilo.

Selain itu, wilayah Kecamatan Tayu, Wedarijaksa, Trangkil, Margoyoso dan Pati Kota juga berpotensi kekurangan pasokan air bersih. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati