Gaduh! Wali Murid Protes Regulasi Popda Sepak Bola Pati Diduga Dilanggar Salah Satu Tim

Pati, Mitrapost.com – Regulasi turnamen Popda Sepak Bola Tingkat Kabupaten Pati, Jawa Tengah diprotes wali murid dari Puslat Mandiri Pati / SMP Negeri 6 Pati, lantaran salah satu tim diduga menyalahi regulasi turnamen.

Protes itu disampaikan oleh Rubiantono selaku Wali Murid Puslat Mandiri Pati / SMP Negeri 6 Pati. Ia menduga, regulasi turnamen itu dilanggar oleh salah satu tim jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Dimana, tim tersebut mengikutsertakan pemain kelahiran tahun 2010. Padahal berdasarkan regulasi, pemain tertua yang diterjunkan seharusnya maksimal kelahiran tahun 2011.

“Mengikut sertakan pemain lahiran 2010 sedangkan maksimal yang ikut turnamen kelahiran 2011,” kata Rubiantono.

Ia menyebut, pemain kelahiran tahun 2010 itu sudah dilarang mengikuti pertandingan di ajang Popda Sepak Bola Tingkat Kabupaten Pati ini usai ketahuan.

“Ketahuan dia kan di turnamen sebelum melawan Puslat Mandiri. Maksimal 2011, tapi ada 2010 dimainkan, tapi sudah ketahuan cuma dikeluarin saja,” ujarnya.

Selain perihal tahun kelahiran, ia juga mempersoalkan jumlah pemain cadangan tim tersebut yang dinilai tak sesuai aturan.

Dia menyebut, sesuai peraturan diharuskan setiap klub sepak bola memiliki 7 cadangan pemain. Namun, tim tersebut, jelasnya, tidak memiliki cadangan pemain sesuai peraturan.

Rubiantono pun berharap, di ajang Popda Tingkat Kabupaten ke depannya tidak ada lagi kejadian serupa. Menurutnya, hal semacam itu dapat menghambat perkembangan dan kemajuan sepak bola di Pati.

“Kalau kejadian kayak gini istilahnya dibiarkan terus menerus ya kapan majunya sepak bola kita,” ujarnya.

Dihubungi terpisah, Ketua Askab PSSI Kabupaten Pati, Dian Dwi Budianto mengungkapkan belum ada laporan masuk terkait adanya indikasi kecurangan. Namun pihaknya menegaskan, bakal menindaklanjuti jika ada laporan masuk.

“Setahu saya tidak ada laporan masuk terkait indikasi kecurangan bila mana ada laporan masuk baru saya tidak lanjuti sebagai federasi PSSI,” kata Dian.

Popda Sepak Bola Tingkat Kabupaten Pati ini, lanjut dia, telah bergulir sejak 25 Mei dan bakal berakhir tanggal 2 Juni 2026 mendatang. Popda itu diikuti jenjang SD, SMP dan SMA. Untuk saat ini, pertandingan masuk di semi final.

Pihaknya memastikan bahwa setiap pertandingan berjalan sesuai dengan aturan. Terlebih, wasit yang memimpin jalannya pertandingan Popda ini telah memiliki lisensi.

“Sudah pasti, karena kita sudah memakai wasit yang berlisensi,” pungkasnya. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati