5 Saham Potensial untuk Scalping Hari Ini, Apa Saja?

Mitrapost.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada 3 Juni 2026 dibuka melemah di level 6.207,10. Pasar saham pada awal Juni 2026 ini masih dibayangi dengan volatilitas tinggi dan arus dana asing yang belum stabil.

Meski demikian, kondisi ini masih berpotensi mengalami rebound jangka pendek, walau belum ada tren kenaikan yang benar-benar kuat. Trader bisa memanfaatkan kondisi pasar untuk melakukan scalping karena banyak peluang profit kecil dan berulang.

5 Saham Potensial untuk Scalping Hari Ini

Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA)

Likuiditas TPIA cenderung tinggi dan sering masuk daftar saham dengan nilai transaksi besar. Kinerjanya didukung sentimen ekspansi petrokimia dan infrastruktur energi grup Barito. Harga TPIA menunjukkan bullish moderat dengan potensi momentum masih terjaga. Tingkat harga masih netral atau belum jenuh beli.

Barito Pacific Tbk (BRPT)

Likuiditas BRPT sangat tinggi. Secara fundamental, kinerja keuangan 2026 membaik signifikan dibanding tahun sebelumnya. TPIA merupakan salah satu saham favorit trader momentum. Harga menunjukkan momentum bullish kuat. Trader bisa memanfaatkan momentum lonjakan harga saat menembus (breakout) area support atau resistance penting saat time frame rendah.

Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI)

BMRI merupakan salah satu saham paling likuid di BEI, serta banyak diperdagangkan institusi sehingga volume konsisten. Fundamentalnya didukung kinerja laba dan pertumbuhan kredit yang kuat. Harga sering bergerak bolak-balik di sekitar EMA20 sehingga cocok untuk range trading. Harga masih netral.

Petrosea Tbk (PTRO)

Likuiditas PTRO tinggi dibanding sebagian besar saham sektor jasa pertambangan. Kinerja perusahaan didukung sentimen sektor tambang dan energi. Harga mengindikasikan penguatan setelah fase konsolidasi. Trader bisa entry saat harga berbalik arah sejenak, saat tren utama kembali berlanjut, ambil keuntungan kecil dalam hitungan detik hingga menit (pullback scalping).

Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA)

Likuiditas BUVA cukup aktif untuk kategori small cap. Pergerakan harga lebih banyak dipengaruhi sentimen dan aliran dana trader. Cocok untuk trader yang menyukai volatilitas tinggi. Harga sering spike, sehingga pergerakannya cenderung agresif dan sering masuk area ekstrem. Entry saat breakout disertai lonjakan volume atau setelah pullback sehat pasca-breakout, atau exit cepat ketika volume mulai turun. (*)

Disclaimer: Perlu diingat bahwa analisis ini hanya berdasarkan data yang tersedia dan tidak dapat menjamin hasil yang pasti. Pastikan Anda melakukan riset dan analisis sendiri sebelum membuat keputusan investasi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati