Banyak yang Oversold, Berikut 5 Saham Berpotensi Rebound pada 5 Juni 2026

Mitrapost.com – Kondisi pasar saham pada 5 Juni 2026 berpotensi mengalami technical rebound pada saham-saham yang sudah naik, setelah koreksi tajam pada penutupan terakhir. Dengan ini, banyak saham berkualitas masuk area oversold.

Sementara itu, ada beberapa saham yang masih berpotensi mengalami kenaikan harga pada esok hari. Saham-saham ini biasanya memiliki likuiditas tinggi dan fundamental kuat. Lantas, saham apa saja? Simak penjelasan yang kami rangkum berikut!

BBRI – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk

BBRI berpotensi mengalami kenaikan harga sebesar 5% hingga 9% pada 5 Juni 2026. Ini merupakan salah satu saham yang paling likuid di Bursa Efek Indonesia (BEI). Kinerjanya didukung ROE dan laba bersih yang stabil. Harga BBRI saat ini berada di area oversold, namun memiliki peluang technical rebound cukup besar pada esok hari.

BBNI – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk

BBNI berpotensi mengalami kenaikan harga sebesar 5% hingga 8% pada 5 Juni 2026. Secara fundamental, PT BNI memiliki pertumbuhan kredit masih solid. Likuiditas saham perusahaan ini juga termasuk tinggi. Harga BBNI masih berada di sekitar area netral-bawah, secara teknikal menunjukkan pelemahan momentum jual.

JSMR – PT Jasa Marga (Persero) Tbk

JSMR berpotensi mengalami kenaikan harga sebesar 6% hingga 10% pada 5 Juni 2026. Fundamental perusahaan didukung pendapatan yang relatif stabil dan arus kas kuat. Perusahaan ini termasuk salah satu emiten infrastruktur defensif saat pasar bergejolak. Tingkat harga masih berada di area netral dan masih memiliki ruang kenaikan.

INTP – PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk

INTP berpotensi mengalami kenaikan harga sebesar 5% hingga 8% pada 5 Juni 2026. Secara fundamental, neraca keuangan perusahaan dinilai sehat dengan kas besar dan utang relatif rendah. Secara teknikal ada momentum rebound yang mulai terbentuk.

MEDC – PT Medco Energi Internasional Tbk

INTP berpotensi mengalami kenaikan harga sebesar 7% hingga 12% pada 5 Juni 2026. Perusahaan diuntungkan dengan harga minyak dan gas yang relatif tinggi. Kinerja keuangan beberapa kuartal terakhir tetap solid. Tingkat harga mendekati oversold, namun berpotensi membentuk bullish divergence. (*)

Disclaimer: Perlu diingat bahwa analisis ini hanya berdasarkan data yang tersedia dan tidak dapat menjamin hasil yang pasti. Pastikan Anda melakukan riset dan analisis sendiri sebelum membuat keputusan investasi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati