Agustina Ajak Anak Muda Berpartisipasi dalam Ajang Lawang Sewu Short Film Festival

Semarang, Mitrapost.comWali Kota Semarang, Agustina Wilujeng mengajak anak muda untuk berpartisipasi dalam ajang Lawang Sewu Short Film Festival (LOFF) 2026.

Kompetisi ini dihadirkan untuk mendukung pertumbuhan ekosistem industri kreatif perfilman di Semarang sebagai ibu kota Jawa Tengah.

“Saya mengajak seluruh anak muda di Kota Semarang dan para sineas kreatif dari seluruh Indonesia untuk segera mengirimkan karya terbaik sebelum batas waktu penutupan. Jangan ragu untuk mulai berkisah, suarakan perspektif kalian secara jujur, dan manfaatkan kesempatan emas ini sebagai pintu masuk menuju industri sinema yang lebih luas,” ujarnya.

Agustina mengaku ingin menggandeng pemikiran kritis generasi muda agar mereka ikut menyuarakan isu strategis yang luas.

LOFF tahun ini sengaja mengikat program pendanaan ide cerita (Film Fund) yang dialokasikan khusus untuk komunitas film yang berbasis di Semarang.

“Tema kompetisi Film Fund tahun ini dikunci pada isu ‘Ketahanan Pangan dan Lingkungan Hidup’. Langkah ini bersesuaian dengan fokus kebijakan makro RPJMD Tahun Ke dua Kota Semarang. Kami menantang para sineas lokal untuk ikut andil mengkampanyekan kemandirian sektor pangan dan keberlanjutan lingkungan melalui karya sinema kreatif. Gerakan ini menjadi bentuk intervensi budaya agar masyarakat lebih peduli pada program prioritas kota,” ujarnya.

Nantinya akan dipilih 10 ide cerita terbaik untuk difasilitasi kelas bimbingan (Mini Lab) intensif secara gratis bersama para sineas nasional. Pada babak akhir, satu ide terbaik akan dipilih untuk mendapatkan fasilitasi dana stimulan produksi dari Pemkot Semarang agar proposal tersebut dapat diproduksi menjadi sebuah karya film utuh.

Selain jalur pendanaan ide baru, Pemkot Semarang juga membuka kompetisi berskala nasional melalui Lawang Sewu Film Competition (Kompetisi Film Pendek). Kompetisi ini ditujukan untuk pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum dari seluruh penjuru Indonesia.

Syarat film pendek yang diikutkan adalah memiliki durasi maksimal 15 menit serta diproduksi dalam rentang waktu tahun 2024 hingga 2026.

“Sementara itu, tema yang diusung untuk kategori kompetisi film pendek nasional adalah ‘Semarang Berkisah untuk Cerita Dunia’. Sudut pandang ini dirancang sebagai panggung bagi para sineas di mana pun untuk mengangkat identitas, pariwisata, sejarah, hingga dinamika budaya Kota Semarang ke dalam karya visual. Distribusi film-film tersebut nantinya menjadi strategi promosi daerah yang sangat efektif,” ujarnya.

Malam puncak LOFF bakal digelar tanggal 22 Oktober 2026 untuk menganugerahkan penghargaan Film Pendek Terbaik, Sutradara Terbaik, Skenario Terbaik, Penyunting Terbaik, Pemeran Terbaik, dan Film Pendek Favorit.

Pendaftaran bisa dilakukan lewat situs resmi lawangsewufilmfest.semarangkota.go.id, dibuka sampai 15 Juli 2026. Sedangkan jalur kompetisi film pendek ditutup pada 1 September 2026. (Adv)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati