Mitrapost.com – Jasad perempuan yang ditemukan sudah membusuk dalam sumur di tengah hutan sengon wilayah Probolinggo, Jawa Timur (Jatim), diduga korban pembunuhan. Polisi juga sudah berhasil mengetahui identitas korban.
Korban diketahui warga Dusun Raab, Desa Bantaran, SM (26), Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo. Korban ditemukan meninggal dunia pada Jumat (3/7/2026) di sumur tengah hutan Dusun Wakaf, Desa Alassumur Kulon, Kraksaan.
“Alhamdulillah identitas korban sudah diketahui. Ini merupakan hasil kerja sama seluruh pihak, termasuk dukungan media yang terus memberitakan perkembangan kasus,” ujar Kapolres Probolinggo, AKBP Wahyudin Latif, Sabtu (4/7/2026), dikutip Detik.
Ia menjelaskan, penyelidikan memang masih berjalan. Namun, menurut hasil autopsi terhadap jasad korban, ditemukan tanda-tanda kekerasan yang berakibat fatal. Hal ini memperkuat dugaan bahwa korban dibunuh sebelum jasadnya ditinggalkan di lokasi.
“Saat ini penyelidikan masih terus dikembangkan. Hasil autopsi memperkuat dugaan bahwa korban meninggal akibat pembunuhan,” terang Kapolres.
“Autopsi sudah selesai dilakukan. Nanti penjelasan lengkap akan disampaikan Kasat Reskrim. Kami ingin memastikan seluruh prosedur dan administrasi penyidikan telah selesai sehingga tidak ada kekeliruan saat rilis resmi dilakukan,” lanjut dia.
Penemuan jasad korban berawal dari warga yang mencium aroma tidak sedap dari arah hutan sengon. Setelah mengecek sumber aroma tersebut, saksi terkejut saat menemukan sosok jasad perempuan dalam kondisi sudah menunjukkan tanda pembusukan.
Sementara, identitas korban diketahui setelah pihak keluarga membuat laporan kehilangan ke Polsek Bantaran lantaran SM belum pulang sejak keluar rumah pada 30 Mei 2026. Menurut keluarga, korban pamit untuk membeli ayam geprek dengan menaiki motor.
Sedangkan, motor korban sudah ditemukan telantar di aliran Sungai Randu Merak, Paiton. (*)

Redaksi Mitrapost.com



