Pati, Mitrapost.com – Askab PSSI Pati bersiap menggelar Piala Bupati Cup kembali di bulan September 2026 mendatang. Kejuaran itu bakal digelar di Stadion Joyokusumo Pati.
Untuk mempersiapkan kejuaraan itu, Askab PSSI Pati rutin melakukan koordinasi dengan Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra. Salah satunya yang dilakukan pada Rabu (08/07/2026). Mereka mendatangi Plt Bupati Pati untuk mendiskusikan kejuaraan tersebut.
Ketua Askab PSSI Pati, Dian Dwi Budianto mengatakan bahwa kejuaraan sepak bola Piala Bupati Cup sudah hampir 10 tahun tak digelar. Oleh karena itu, Askab PSSI Pati berencana untuk menyelenggarakan kejuaraan tersebut kembali. Rencana ini pun menjadi angin segar bagi pecinta sepak bola Pati.
“Tadi kami PSSI Pati, AFK Futsal Pati dipanggil Pak Bupati, Mas Chandra kita diutus untuk menyelenggarakan Piala Bupati karena Piala Bupati ini sudah lama hilang. Hampir 10 tidak ada Piala Bupati ini,” ujar Dian ditemui di depan Kantor Wakil Bupati Pati, Rabu siang.
Total hadiah yang dipersiapkan untuk kejuaraan ini mencapai Rp60 juta. Untuk teknisnya, pihaknya akan membagi lima grub sebelum masuk babak final digelar di Stadion Joyokusumo Pati. Tim yang masuk puncak klasemen dan runner-up berhak masuk putaran selanjutnya.
Mereka bakal diadu dengan perwakilan grup lainnya. Hal tersebut sesuai kesepakatan antara Askab PSSI Pati dengan Plt Bupati Pati.
Bagi Dian, Kejuaraan Bupati Pati Cup ini merupakan angin segar untuk olahraga sepak bola maupun futsal. Karena selain cabor sepak bola, kejuaraan Bupati Pati Cup juga bakal mempertandingkan cabor futsal.
“Karena piala ini sudah lama tidak digelar. Sehingga bisa menjadi titik balik euforia sepak bola di Kabupaten Pati makin meningkat. Bisa menjadi hiburan masyarakat, hiburan penggiat bola. Disiapkan dari level desa hingga kecamatan. InsyaAllah di bulan September,” jelasnya.
Kejuaraan Piala Bupati Pati ini dipastikan tidak ada biaya pendaftaran. Ajang ini dapat diikuti perwakilan dari 21 kecamatan di wilayah Kabupaten Pati.
“Peserta kalau 1 eks Kawedanan ada 5 sampai 4, kemungkinan ada 21 kecamatan yang ikut tanding. Jadi tidak ada uang pendaftaran. Gratis. Semua kecamatan bisa mewakili,” tandasnya. (*)

Wartawan Mitrapost.com






