Marak Sekolah Negeri Kekurangan Murid, DPR Minta Pemerintah Kaji dan Evaluasi

Mitrapost.comMarak sekolah negeri yang kekurangan murid baru pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027.

Menanggapi hal itu, Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah untuk mengevaluasi peta layanan pendidikan dasar nasional.

“Munculnya sejumlah sekolah dasar negeri yang tidak memperoleh siswa baru di berbagai daerah harus menjadi alarm bagi Pemerintah untuk mengevaluasi kembali peta layanan pendidikan dasar nasional,” ujarnya dilansir dari Kompas.

Selain itu, ia juga mendorong pemerintah untuk melakukan kajian. Sehingga dapat diketahui apakah masalah tersebut hanya kasus yang terjadi di beberapa sekolah atau telah menjadi krisis murid nasional.

“Karena ini menyangkut tanggung jawab negara dalam menjamin setiap anak memperoleh pendidikan dasar yang mudah dijangkau, berkualitas, dan sesuai kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Ia menilai, masalah kekurangan murid dipengaruhi oleh sejumlah faktor seperti penurunan jumlah anak usia sekolah, perpindahan penduduk, distribusi sekolah yang tak sesuai dengan perkembangan permukiman, hingga kepercayaan orangtua terhadap mutu sekolah negeri yang menurun.

Menurutnya, masalah tersebut tak bisa diselesaikan hanya dengan satu solusi.

“Pemerintah perlu segera menyusun peta nasional kebutuhan satuan pendidikan, berbasis desa dan kecamatan dengan mengintegrasikan data jumlah anak usia sekolah, tren kelahiran, perkembangan permukiman, kapasitas sekolah, jarak tempuh, kondisi geografis, dan proyeksi penduduk sedikitnya untuk sepuluh tahun ke depan,” jelasnya.

Sebagai informasi, masalah kekurangan murid terjadi di sejumlah daerah di Indonesia. Diantaranya di Kota Malang. Sebanyak 15 persen SD Negeri di sana kekurangan murid atau sekitar 28 sekolah dari total sebanyak 195 SDN yang tersebar di Kota Malang.

Sekolah yang kekurangan murid itu kebanyakan ada di kawasan pinggiran kota yaitu di perbatasan Kabupaten Malang dan Kota Batu.

“Ada sekitar 15 persen SDN di Kota Malang yang kekurangan murid. Total keseluruhan SDN ada 195 sekolah,” ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang, Suwarjana. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati